#AsianGames2018

Begini Persiapan Finalisasi Venue Asian Games 2018

gomuslim.co.id- Ajang perhelatan bergengsi yang dinantikan Indonesia tinggal 11 hari lagi. Asian Games 2018 akan menjadi perlombaan cabang olahraga yang menyita perhatian dunia.

Persiapan venue-venue pertandingan yang ada di sekitar Jakarta juga mulai masuk tahap finalisasi. Mulai dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan dan Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat sampai ke kawasan Rawamangun dan Pulomas di Jakarta Timur. 

Secara fisik, venue-venue di GBK memang sudah siap untuk menggelar berbagai pertandingan cabang olahraga. Namun dari segi kawasan, masih banyak alat-alat berat yang belum dikeluarkan dari area tersebut.

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat ini sudah tidak boleh dimasuki sembarang orang lantaran sudah masuk persiapan untuk menggelar upacara pembukaan 18 Agustus mendatang. 

Khusus venue Akuatik, kolam renang masih bisa digunakan oleh klub maupun umum untuk latihan. Tepatnya pada 29 Juli lalu, area sudah steril untuk pengguna umum tapi khsusus atlet pelatnas masih bisa menggunakannya. 

"Dibersihkan semua sampai nanti pas mau dipakai sudah bersih. Kalau air kan memang sudah ada jadwal bersih-bersihnya," kata Hanny Kusumawati, salah satu petugas yang tengah membersihkan pinggiran kolam dari kotoran.

Selain itu, fasilitas di dalam venue akuatik juga sudah dibersihkan sesuai dengan peruntukannya, mulai dari ruang medis, ruang doping sampai ruang untuk media.  Selanjutnya, lapangan bisbol dan sofbol GBK juga terlihat sudah rapih dan siap pakai. Hanya saja, masih ada beberapa kontainer dan alat berat yang berada di pinggir jalan dekat pintu keluar menuju Jalan Sudirman. 

Beberapa lokasi di kawasan GBK, seperti elevated parking juga masih dikebut penyelesaiannya. Termasuk di dekat Hall Basket dan venue squash yang saat ini masih menyelesaikan pembenahan lokasi yang akan dijadikan helipad. 

Tak hanya GBK, Velodrome Rawamangun juga terlihat sudah siap. Atlet balap sepeda nomor track juga terus berlatih sekaligus beradaptasi dengan venue baru yang saat ini sudah mengantongi sertifikat resmi dari Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI). 

Demikian dengan venue BMX yang lokasinya tak jauh dari Velodrome. Para atlet BMX terus menjalani latihan mereka jelang perlombaan dimulai. 

Venue equestrian menjadi salah satu venue yang dirombak habis dalam proses renovasi. Fasilitas seperti mes untuk pekerja yang mengurus venue, klinik kuda, kandang kuda serta tempat latihan sudah siap menunggu kedatangan kuda-kuda milik negara peserta. 

Kawasan yang disebut Kawasan Jakarta International Equestrian (JIE) itu juga sudah mendapatkan sertifikat bebas penyakit untuk menjamin kesehatan para kuda-kuda yang datang nantinya.  Namun disayangkan, penyelesaian akhir kawasan GBK terbilang mepet. Sebab, sepekan sebelum Asian Games dimulai, peserta dari berbagai negara diprediksi sudah bakal hadir di Jakarta. 

Seharusnya, dengan persiapan yang lebih matang kawasan GBK sudah bisa steril dari alat berat dan pengerjaan apapun yang terkait penyelesaian akhir sebulan sebelum Asian Games dimulai.

Pada gelaran Asian Games, Jakarta akan menggelar 26 cabang olahraga dibantu Jawa Barat yang menggelar delapan cabang olahraga dan sisanya digelar di Palembang, Sumatera Selatan. 

Untuk kedua kalinya, Indonesia menjadi tuan rumah pesta multievent olahraga terbesar di Asia setelah 1962. Kali ini, Asian Games digelar di dua kota yang ditunjuk sebagai tuan rumah, Jakarta dan Palembang yang akan dimulai 18 Agustus hingga 2 September. (nat/cnn/dbs/foto:mootmac)


Back to Top