Begini Persiapan Kabupaten yang Jadi Destinasi Wisata Halal Pertama di Bandung

gomuslim.co.id- Sebagai target wisata halal, Kabupaten Bandung tengah disiapkan sebagai kabupaten pertama yang mendeklarasikan diri sebagai destinasi wisata halal di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten Bandung, Agus Firman Zaini saat kunjungan Famtrip Jurnalis bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) di Glamping Rancabali, Bandung, Kamis (02/08/2018).

"Kita tengah masuk proses perencanaan menuju wisata halal," ucap Agus.

Menurutnya, masih banyak daerah yang tidak yakin dengan hal tersebut untuk bisa meningkatkan pariwisata. Namun di Indonesia belum ada sekelas kabupaten/kota yang mendeklarasikan diri sebagai destinasi wisata halal.

"Halal tourism ini kan tren sekarang, seperti negara non Muslim mulai masuk (mengadopsi halal tourism). Apalagi kita, pada umumnya Kabupaten Bandung yang 90 persen masyarakatnya Muslim. Tapi kenapa tidak berani deklarasikan itu?," sambungnya.

Saat ini, Disbudpar Kabupaten Bandung sedang bermitra dengan Halal Centre Salman ITB, untuk riset hingga perencanaan pengembangan wisata halal. Tahap demi tahap Selain riset yang dilakukan oleh mitra, Disbudpar yang baru genap 1,5 tahun ini juga mulai mempersiapkan sertifikasi bagi hotel-hotel, restoran, dan beberapa obyek wisata.

"Kita masuk tahap awal paling yang ringan-ringan, seperti hotel harus menawarkan 'bapak perlu sajadah untuk sholat?' Menyediakan alat sholat. Halal tourism kan pokoknya berdasakran syari'at Islam, ada tempat sholat," papar dia.

Tak hanya tempat wisata, rumah makan juga sedang dipersiapkan sertifikasi halal di beberapa tempat, bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah Kementerian Agama RI.

“Makanan kita akan fokus makanan halal tapi tidak untuk seluruh Kabupaten Bandung. Pasti ada cluster-cluster khusus dulu, di tahap awal tidak mungkin keseluruhan karena menghormati non muslim juga dong," tutur Agus.

Beberapa obyek wisata halal juga akan ditetapkan terlebih dahulu sebagai percontohan. Namun belum tercetus destinasi mana saja yang akan di garap, karena masih berbincang dengan pihak-pihak terkait termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Meski sudah ada beberapa provinsi yang menerapkan konsep wisata halal seperti Sumatera Barat, Aceh, dan NTB, pihak Disbudpar Kabupaten Bandung belum menentukan kemana mereka akan mencontoh.

"Untuk benchmark memang kita belum memilih akan ke mana percontohannya, sekarang masih ditelaah mana-mana konsep yang cocok untuk diterapkan di sini," kata Agus.

Akhir tahun 2018 menjadi target deklarasi wisata halal. Pihaknya berharap bisa tepat waktu untuk mendeklarasikan sebagai kabupaten pertama yang menerapkan wisata halal di Indonesia. (nat/dbs/foto:liputan6)


Back to Top