Tim ACT Temukan Satu Jenazah Saat Evakuasi di Masjid Desa Pemenang Lombok

gomuslim.co.id- Masjid Jamiul Jamaah di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Lombok Utara roboh saat gempa mengguncang Lombok pada akhir pekan lalu. Masjid ini biasa digunakan masyarakat sekitar untuk kegiatan keagamaan. Masjid dua lantai ini letaknya tak jauh dari juara dunia lari 100 meter, Lalu Muhammad Zohri.

Bangunan dua lantai ini diduga menimbun puluhan orang yang sedang melaksanakan salat ketika gempa terjadi pada Ahad (5/8) lalu. Beberapa orang selamat. Namun tidak sedikit orang yang meninggal tertimpa reruntuhan masjid yang hingga kini masih diperkirakan ada yang masih belum dapat diselamatkan.

“Perkiraan masih ada empat orang yang masih tertimbun,” ungkap Fathul Azim, relawan Aksi Cepat Tanggap di lokasi kejadian, Rabu (8/8).

Rabu pagi, satu korban tewas ditemukan di antara reruntuhan bangunan masjid. Menurut laporan Tim Emergency Response ACT, korban jiwa adalah seorang perempuan yang telah lanjut usia. “Jenazah sudah ditemukan pagi tadi dan langsung dibawa dengan ambulans ACT,” ujar Azim.

Hingga kini, tim relawan gabungan yang terdiri dari Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) - ACT, Badan SAR Nasional, TNI, Polri dan berbagai lembaga lain masih melakukan pencarian korban yang tertimbun reruntuhan Masjid Jamiul Jamaah. Diperkirakan ada empat orang lagi yang masih tertimpa bangunan dua lantai ini.

Pencarian sempat dihentikan pada Selasa (7/8) petang karena kondisi yang tidak memungkinkan. “Penerangan dan peralatan yang minim, sehingga saat magrib kami hentikan sementara pencarian,” kata Lukman Solehuddin dari Tim Emergency Response ACT di Lombok Utara, Rabu (8/8).

Untuk memaksimalkan pencarian di bawah reruntuhan, pada Kamis (9/8) akan didatangkan anjing pelacak dari Jepang. Bantuan tim K-9 ini merupakan hasil kerja sama antara ACT dan Asia Pacific Alliance. Anjing pelacak akan diperbantukan untuk melakukan penyelamatan korban yang masih tertimbun di bawah bangunan.

“Tiga ekor K-9 akan didatangkan untuk membantu kegiatan di sini (Lombok Utara),” jelas Iman Firmansyah selaku Executive Director Asia Pacific Alliance Indonesia, Rabu (8/8). (njs/act)


Back to Top