Kembangkan Kawasan Ekonomi Khusus, Mandalika Akan Garap Sirkuit MotoGP

gomuslim.co.id- Pesona Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi incaran industri pariwisata. Apalagi ditambah dengan sematan wisata halal yang tengah digadang-gadang pemerintah setempat. Bahkan rencananya, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika akan dilakukan pembangunan untuk sirkuit MotoGP.

Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer mengatakan pembebasan lahan sudah tuntas dan segera dilanjutkan dengan pembangunan.

“Akan dimulai pembangunan distrik entertainment & sport terpadu yang termasuk sirkuit MotoGP ini, paling lambat akhir 2018,” tandas Abdulbar.

Pembangunan ini ditandai dengan dimulainya pembangunan Shaza Resort dan Hotel Mysk sebagai proyek pertama. Kedua hotel, yang merupakan hotel syariah bintang lima dan empat yang dioperasikan oleh Shaza Hotels, diharapkan dapat mulai beroperasi pada akhir 2020 dengan menyediakan 400 kamar. 

Untuk pembangunan sirkuit, ITDC bekerja sama dengan perusahaan asal Prancis Vinci Construction Grands Projects (VCGP) untuk pemanfaatan dan pembangunan lahan seluas 131 ha di KEK Pariwisata Mandalika.  VCGP adalah anak usaha Vinci, sebuah perusahaan berskala global asal Prancis yang bergerak di bidang desain, pembiayaan, pembangunan dan operasional proyek-proyek infrastruktur dan fasilitas besar di seluruh dunia. 

Abdulbar menjelaskan VCGP akan membawa investasi melalui foreign direct investment (FDI) sebesar US$ 1 miliar atau setara dengan Rp 14,5 triliun (kurs Rp 14.500) dengan jangka waktu 15 tahun. 

"Jumlah investasi ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi yang baik di Mandalika dan Indonesia," kata Abdulbar.

Distrik entertainment sport terpadu yang dibangun oleh VCGP, akan menjadi salah satu diferensiasi yang dikembangkan ITDC untuk kawasan pariwisata Mandalika.

Selain street race circuit Mandalika, distrik entertainment sport ini akan mencakup 10 hotel dengan kapasitas sekitar 2500-an kamar, COEX (Convention-Exhibition) Building, Rumah Sakit dan Water Park berstandar internasional. Street race circuit Mandalika yang dibangun dengan standar FIM and FIA, ditargetkan dapat mulai beroperasi pada 2021 dan dicanangkan dapat menjadi tuan rumah kejuaraan balap dunia.

“Saya optimis pembangunan proyek The Mandalika akan membawa multiplier effect yang sangat besar dalam mendorong perekonomian sekaligus membantu pencapaian target kunjungan wisatawan yang ditetapkan Pemerintah,” pungkas dia.

Hal ini sekaligus menunjukkan komitmen kami dalam mendorong percepatan pembangunan KEK Pariwisata Mandalika guna mewujudkan kawasan destinasi pariwisata Bali baru berkelas dunia dengan kualitas atraksi, amenities, dan infrastruktur terbaik. (nat/detik/dbs/foto:hotnewsgarasi)