#KabarHaji

Dua Hafidz Alquran Indonesia Ini Dapat Undangan Ibadah Haji Khusus dari Raja Salman 

gomuslim.co.id- Para penghafal Alquran (hafiz) selalu mendapat kemuliaan. Mereka dianggap mampu memberikan pengaruh positif terhadap syiar Islam di berbagai wilayah, termasuk di Indonesia. Salah satunya seperti dua penghafal Alquran asal Tanah Air yang mendapat undangan dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al Saud untuk ibadah haji tahun ini.

Keduanya merupakan bagian 40  warga negerai Indonesia (WNI) mendapat undangan khusus dari Raja Salman. Mereka adalah Muhammad Izhar Ashamy, 17, asal Jawa Timur; dan Husaini Muhtadi Azri, 16, asal Lombok. Dua hafiz ini merupakan pemenang juara 1 dan 2 lomba menghafal Alquran sebanyak 10 juz dan 500 Hadist.

Muhammad Izhar Ashamy merupakan salah satu santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Irsyad Bondowoso. Dia berhasil menghapal 500 hadist. Husaini Muhtadi Azri merupakan santri Ponpes Al-Aziziyah yang berhasil menghapal sebanyak 10 juz Alquran.

Atas prestasinya itu dia mendapat undangan istimewa untuk melakukan ibadah Haji dari Raja Salman. Keduanya mengaku sangat senang dan tak menyangka bisa pergi haji. Atas undangan itu, dua remaja laki-laki merasa bahagia sekali. "Saya berdoa ingin bertemu orang tua di Raudoh," ungkapnya.

Selama ini Azri telah ditinggal kedua orang tuanya sejak kecil. Selama jadi santri, Azri bercita-cita bisa menjadi imam di Makkah. "Ibu sudah meninggal saat saya kelas satu SD dan ayah waktu SMP. Kalau cita-cita, pengen sekali jadi Imam Mekah," kata Azri.

Seperti diketahui, acara pelepasan para tamu istimewa Raja Salman tersebut dilaksanakan Minggu (12/8/2018) pagi ini di kediaman Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Menurut Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi menuturkan, 40 WNI yang diundang berhaji secara khusus oleh Raja Salman itu karena dinilai telah berkiprah dan memberikan dampak positif di antara kaum muslim di Indonesia.

"Raja Salman memberikan undangan haji kepada 40 orang hari ini sebagai ganjaran karena telah berkiprah di kalangan muslim Indonesia, dan memberikan dampak positif," kata Osama.

Beberapa tokoh yang hadir dalam undangan itu di antaranya KH Cholil Nafiz dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustaz Zaitun Rasmin dan Sekjen Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal. Kemudian, sejumlah rektor dan akademisi dari ITS, Unila, dan Mercu Buana. Hadir pula sejumlah habaib, para penghafal Alquran dan hadist serta tokoh masyarakat dan profesional.

Pada kesempatan tersebut, Imam Masjidil Haram Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengatakan, Kerajaan Arab Saudi terus berupaya agar para jamaah haji melakukan ritual ibadah secara benar. Salah satu caranya dengan menyebar dan memastikan para syekh, cendekiawan dan guru, terus mendampingi para jamaah. “Rencana itu termasuk peliputan, keragaman dan ketaatan," ujarnya.

Dia menyebutkan ada 210 pintu di Masjidil Haram dan 100 pintu di Masjid Nabawi. Kemudian ada 28 eskalator di Masjidil Haram, 38 untuk orang-orang dengan kebutuhan khusus dan tujuh untuk wanita. (njs/jawapost/inews/foto:jawapost)

 


Back to Top