Pemprov DKI Alihkan Pemotongan Hewan Kurban di Enam Kelurahan Sekitar Venue Asian Games

gomuslim.co.id- Gelaran Asian Games 2018 yang jatuh pada 18 Agustus hingga 02 September 2018 bersamaan dengan perayaan Idul Adha pada 22 Agustus 2018. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta mengatur proses pemotongan hewan kurban agar tidak mengganggu pesta olah raga tersebut.

Hal ini menimbulkan pertanyaan apakah masjid yang berlokasi dekat dengan venues pertandingan dilarang memotong hewan kurban pada 22 Agustus. Salah satu yang menjadi titik fokus perhatian Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC ) adalah venue pacuan kuda, yang dipusatkan di arena Pacuan Kuda Pulomas di Jakarta Timur.

INASGOC meminta kepastian dari Pemprov DKI Jakarta agar Pacuan Kuda Pulomas aman dari kemungkinan terjangkitnya penyakit ternak terutama virus anthrax yang sangat mematikan bagi kuda-kuda peserta Asian Games 2018. Panitia Asian Games 2018 meminta Pacuan Kuda Pulomas steril dari gangguan penyakit itu dalam radius 1 kilometer.

Namun, konsekuensinya, dalam radius 1 kilometer dari Pacuan Kuda Pulomas tidak diperbolehkan kehadiran hewan ternak demi mencegah risiko tersebut.

Bahkan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta tidak membolehkan kehadiran kuda lainnya dalam radius 8 hingga 10 kilometer dari kandang kuda di Pacuan Kuda Pulomas. Salah satu yang menjadi fokus perhatian Pemprov DKI Jakarta adalah kehadiran hewan kurban, yang dikumpulkan di masjid untuk kemudian dipotong di area terbuka.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta mendata ada 35 masjid yang menjadi perhatian INASGOC yang berada di radius 1 kilometer dari Pacuan Kuda Pulomas. Masjid-masjid tersebut tersebar di enam kelurahan, yaitu Kayu Putih, Rawamangun, Pulogadung, Jati, Kelapa Gading Barat, dan Kelapa Gading Timur.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov DKI Jakarta membantu penyebelihan hewan kurban 35 masjid tersebut untuk dipusatkan di Rumah Potong Hewan (RPH) milik BUMD DKI Jakarta, PT Dharma Jaya.

Karena itu, kelonggaran radius 1 kilometer bagi kehadiran ternak kurban boleh dibilang sangat lunak dibandingkan larangan keberadaan kuda 8 hinngga 10 kilometer dari kandang kuda di Pacuan kuda Pulomas. INASGOC telah menyetujui rencana pemusatan penyembelihan di RPH Dharma Jaya tersebut, sehingga arena Pacuan Kuda Pulomas dijamin steril dari penyakit ternak dalam radius 1 kilometer.

Sertifiaksi steril tersebut didapatakan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta (KPKP) dari Eropa. Dinas KPKP melakukan pembagian tiga zona, mulai dari Pulomas hingga Jabodetabek, yaitu core zonesurveillance zone, dan protection zone.

Di core zone, Dinas KPKP melarang sepenuhnya keberadaan kuda-kuda selain yang digunakan peserta Asian Games dalam radius 8 hingga 10 kilometer dari arena Pacuan Kuda Pulomas. Surveillance zone, masih mengizinkan keberadaan kuda-kuda lain yang bukan peserta Asian Games, tetapi masih tetap berada dalam pengawasan ketat Dinas KPKP DKI Jakarta.

Pada protection zone, Dinas KPKP DKI Jakat melakukan pengawasan terhadap kuda-kuda, termasuk ternak di lingkup wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek) yang akan masuk ke DKI Jakarta.

Sedangkan, untuk masjid-masjid di luar enam kelurahan tersebut dan berlokasi di luar radius 1 kilometer dari Pacuan Kuda Pulomas tetap diperbolehkan menampung dan melakukan pemotongan hewan Kurban saat perayaan Idul Adha. (nat/kabar24/bisnis/dbs/foto:islami)


Back to Top