Rangkul Generasi Milenial, BPOM RI Kampanye Kosmetik Aman

gomuslim.co.id-  Dengan maraknya kasus-kasus produksi dan distribusi kosmetik ilegal di Indonesia, BPOM RI terus mengedukasi masyarakat agar lebih bijak dalam memilih produk kosmetik dan tidak tergiur dengan iklan-iklan dengan harga yang tidak wajar.

Secara rutin BPOM RI mengedukasi dan mengimbau masyarakat agar memilih dan menggunakan kosmetik yang aman. Yang terbaru, BPOM RI menyelenggarakan kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) bertajuk “Kampanye Bahaya Kosmetika Mengandung Bahan Dilarang untuk Generasi Millenial” di Balai Kartini, Jakarta (13/08).  

Menurut Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito, generasi milenial salah satu target edukasi BPOM RI karena mereka sangat akrab dengan dunia digital. Generasi milenial, lanjutnya, lebih sering terpapar dengan beragam informasi tentang kosmetik melalui iklan online serta beauty blogger dan beauty vlogger yang sekarang sedang marak.

“Melalui acara ini, kami ingin mengajak mereka untuk belajar memilih dan menggunakan kosmetik yang aman, bermutu, dan bermanfaat,” paparnya melalui keterangan tertulis yang diterima Sharianews.com.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPOM RI ini menyampaikan materi bertajuk “Peran Generasi Milenial sebagai Agent of Change dalam Penggunaan Kosmetika yang Aman”. Penny K. Lukito menjelaskan, generasi milenial berperan besar dalam mencegah dan menurunkan peredaran kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya atau yang terlarang.

“Kalian dapat melapor ke BPOM RI kalau menjumpai produk kosmetik mencurigakan, baik kegiatan produksi, atau dicurigai mengandung bahan yang dilarang atau berbahaya, maupun pengedaran kosmetik ilegal,” ujarnya.

Selain itu,  Penny juga mengajak generasi milenial untuk berperan dalam mengedukasi masyarakat, khususnya mereka yang sebaya.

“Kalian dapat mengajak orang lain, kerabat maupun teman untuk ikut serta memilih kosmetik yang aman dan tidak mudah tergoda oleh iklan,” jelasnya. 

Untuk diketahui, selama tahun 2018,  Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI)  menyita kosmetik ilegal dengan nilai sekitar Rp 106.9 miliar. Tingginya angka temuan kosmetik ilegal di berbagai belahan Indonesia ini menunjukkan adanya permintaan (demand) yang tinggi dari masyarakat terhadap produk kosmetik.

Adapun, di antara beberapa merek produk kosmetik yang ditemukan dan diduga kuat mengandung bahan yang dilarang serta disita BPOM di daerah Jakarta dan Serang dalam tiga bulan terakhir ini: Temulawak Two Way Cake, New Papaya Whitening Soap, NYX Pensil Alis, MAC Pensil Alis, Revlon Pensil Alis, Collagen Plus Vit E Day and Night Cream, Cream Natural 99, SP Whitening and Anti Acne, Quine Pearl Cream, Citra Day Cream, Citra Night Cream, dan La Widya Temulawak. Beberapa temuan tersebut merupakan merek yang dipalsukan.

Sebelumnya, BPOM RI telah melakukan kegiatan yang sama di Bandung dan Denpasar. Melalui kampanye yang diikuti oleh komunitas remaja tingkat Sekolah Menengah Atas, Perguruan Tinggi, serta lembaga pemerintah, BPOM RI berharap agar masyarakat Indonesia, terutama generasi milenial, dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuannya akan bahaya kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, serta menjadi agen perubahan dalam penyebarluasan informasi keamanan kosmetika bagi teman dan lingkungannya. (fau/sharianews/bpom/dbs/foto: ilustrasi)

 

 


Back to Top