Chef Halal Indonesia Terjun ke Lombok Sediakan Makanan untuk Pengungsi

gomuslim.co.id- Chef Halal Indonesia (CHI) melalui Program Chef Halal Indonesia  Peduli NTB - Gempa Lombok menggalang Donasi bagi korban gempa berkekuatan 7 SR yang terjadi pada tanggal 05 Agustus 2018 yang lalu.

Donasi ini kemudian digunakan untuk  mendirikan Dapur Umum Chef Halal Indonesia di Posko Lanud Rembiga ZAM, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ini merupakan salah satu bentuk Charity,  perwujudan Visi Misi Chef Halal Indonesia menyediakan makanan yang Halal & Thayyib bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, sejak Jumat, (10/08/2018) Dapur Umum Chef Halal Indonesia sudah mulai beroperasi. Makanan dimasak  oleh team CHI yang terbang dari Jakarta. Ketua CHI Chef R. Muhammad Suherman,  juga  terjun langsung  ke lokasi.

“Dapur Umum CHI mampu menyediakan 600 hingga 1000 bungkus makanan untuk sekali makan bagi pengungsi yang ada di Posko Lanud Rembiga ZAM dan Posko Gunung Sari Lombok Barat,” tutur Chef Herman.

Menu yang disajikan lanjut chef Herman, diupayakan  terdiri dari nasi sebagai sumber karbohidrat dan lauk pauk sebagai sumber protein yang meski sederhana tapi dibuat bervariasi.  Operasional Dapur Umum Chef Halal Indonesia ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, antara lain TNI, Pertamina yang memasok kebutuhan Gas, YuSRo dan komunitas lain.   

Tak hanya itu, Dapur Umum Chef Halal Indonesia juga sempat mendapat kunjungan dari Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Fadjar Prasetyo yang meninjau langsung proses persiapan dan produksi makanan yang akan didistribusikan ke pengungsi, pada Minggu (12/08/2018).

“Saya juga mendapat undangan untuk memasak makanan bagi 500 pengungsi di Posko Gunung Sari Lombok Barat dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara, Ibu Rini Soemarno,” sambungnya.

Program  Peduli NTB ini nantinya masih akan berlanjut dengan Program Qurban Ready To Eat For Lombok yang bekerjasama dengan Salam Qurban, Sheep & Sheep. Hewan Qurban, khusus domba dan kambing akan dimasak dan dikemas di Jakarta oleh Team CHI untuk kemudian  dikirim ke Lombok dan didistribusikan ke pengungsi dalam bentuk makanan siap santap. (nat/foto:chi)


Back to Top