#KabarHaji

Emir Makkah Tinjau Fasilitas dan Layanan Kerajaan Arab Saudi untuk Jemaah Haji Dunia

gomuslim.co.id- Emir Makkah Pangeran Khalid Al-Faisal mengatakan dia sangat terkesan dengan tingkat koordinasi yang tinggi antara berbagai badan pemerintah dan swasta yang terlibat dalam layanan haji.  Pangeran berbicara di sebuah konferensi pers di Muzdalifah pada hari Selasa setelah memeriksa pengaturan yang dibuat untuk para jemaah di tempat-tempat suci.

Sebanyak 1.570.054 Jamaah tiba di Kerajaan dari luar negeri melalui udara, laut dan darat sampai Selasa malam, demikian menurut salah seorang pejabat pemerintahan. Pangeran Khaled, yang juga ketua Komite Haji Pusat, mengatakan kontingen terbesar para Jamaah haji berasal dari Indonesia, diikuti oleh Pakistan, India, Bangladesh, Turki dan Iran.

Pangeran Khaled mengatakan total 224.655 izin haji dikeluarkan untuk para jamaah haji di dalam negeri. Dia mengatakan 87 kantor palsu haji telah ditutup dan pemiliknya diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum. Ada 2.760 orang, yang terdiri dari orang Saudi dan ekspatriat, telah tertangkap mengangkut jamaah tanpa izin dan semuanya akan diadili.

Dia juga mengungkapkan bahwa 355.453 pelanggaran terhadap peraturan haji terdeteksi sementara itu 157.335 mobil tanpa izin dikembalikan dari pos pemeriksaan polisi di jalan menuju Mekah dan tempat-tempat suci.

Pangeran Khaled mengatakan Terminal Haji di Bandara Internasional King Abdulaziz menerima lebih dari 40.000 orang tiba setiap hari. Dia mengatakan kepada wartawan bahwa Mekkah dan tempat-tempat suci akan menjadi salah satu kota terpintar di dunia dalam 10 tahun.

Emir kemudian memulai perjalanannya ke tempat-tempat suci dengan kunjungan ke rumah sakit lapangan dari angkatan bersenjata di Arafah. Rumah sakit memiliki 50 tempat tidur, ruang operasi, laboratorium sinar-X dan fasilitas lainnya.

Dia juga meninjau proyek-proyek yang dilaksanakan oleh Otoritas untuk Pembangunan Tempat-Tempat Suci termasuk perluasan jalan, naungan jalur pejalan kaki dan pemisahan jalur untuk pejalan kaki dan kendaraan. Emir meninjau rencana haji kota, yang telah mendirikan 27 pusat sipil dan mempekerjakan lebih dari 23.000 pekerja dan pembersih untuk operasi haji.

Sementara itu, seperti yang dilansir dalam laman al-Muwathin.net (15/08/2018), Komandan Pasukan Keamanan Haji Mayjen Khaled Bin Qarar Al-Harbi mengatakan pasukannya akan menggunakan potensi dan sumber daya secara maksimal untuk memastikan keselamatan dan keamanan para jamaah.

"Ada cukup banyak tentara dan kader sipil untuk memenuhi semua persyaratan keselamatan dan kesejahteraan para jamaah haji," tambahnya.

Direktur Pertahanan Sipil Mayjen Sulaiman Al-Amr mengatakan sejauh ini tidak ada kasus pencemaran lingkungan di Mekkah atau tempat-tempat suci.

"Kami memiliki lebih dari 18.000 personel yang menggunakan 3.000 peralatan untuk memastikan keamanan para jamaah haji," tambahnya.

Ada juga 105 pusat untuk Pertahanan Sipil yang tersebar di seluruh Makkah, Madinah dan tempat-tempat suci. Menurut Otoritas Umum untuk Statistik (GaStat), ada lebih dari 192.000 pegawai pemerintah dan swasta yang bekerja selama musim haji untuk melayani para jamaah Haji. (azs/dbs)

Penulis:

Abdul Aziz

Alumni S2 Linguistik UGM,

Peneliti di El-Bukhari Institute, dan Dosen Bahasa dan Sastra Inggris UNPAM

 


Back to Top