#KabarHaji

Imbauan untuk Jemaah Haji Indonesia: Ini Waktu Terlarang Lempar Jumrah

gomuslim.co.id- Untuk menghindari kemacetan jemaah serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat melontar jumrah di Jamarat. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengeluarkan surat edaran tentang waktu-waktu yang melarang jemaah haji Indonesia untuk melontar jumrah.

Jadwal pelarangan waktu lontar jumrah ini berdasarkan dari Maklumat dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi melalui Muasassah Asia Tenggara pada tanggal 2 Agustus 2018.

Dalam surat edaran tersebut Ketua PPIH Arab Saudi Ahmad Dumyathi Bashori meminta kepada Jemaah Haji Indonesia agar memperhatikan, mentaati dan mematuhi terhadap jadwal waktu melontar jamarat, serta waktu-waktu yang dilarang untuk melontar jamarat.

Berikut waktu-waktu yang dilarang untuk melontar jamarat:

1. 10 Dzulhijjah Dari jam 6 : 00 WAS sampai 10 : 30 WAS

2. 11 Dzulhijjah Dari jam 14 : 00 WAS sampai 18 : 00 WAS

3. 12 Dzulhijjah Dari jam 10 : 30 WAS sampai 14 : 00 WAS'

Selanjutnya, musim haji mulai memasuki fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Jemaah dari berbagai negara mulai bergerak menuju Arafah pada hari ini, Ahad (19/08). Termasuk 203.351 jemaah reguler asal Indonesia yang dibagi dalam tiga termin keberangkatan yakni Pukul 07.00-12.00 WAS, pukul 12.00-16.00 WAS dan 16.00-18.00 WAS.

Sementara itu, Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), Ahad (19/08) pukul 09.00 WAS, sebanyak 92 jemaah asal Indonesia telah wafat. Sementara 212 jemaah sedang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dan RS Arab Saudi. Bagi jemaah sakit, besok saat puncak wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijjah akan disafariwukufkan.  (mch/hajikemenag/dbs)


Back to Top