#IdulAdha1439H

Pedagang Hewan Kurban di Jalur Gaza Sepi Pembeli

gomuslim.co.id- Minat pembeli hewan kurban jelang Idul Adha di Jalur Gaza, Palestina kian sedikit. Hal ini diakibatkan kesulitan ekonomi dan tingginya angka kemiskinan serta pengangguran.

Pedagang ternak, Saed Al-Batniji menyebut pasar hewan kurban terdiri dari berbagai jenis, tapi masyarakat tidak mempunyai uang untuk membelinya.

"Bertahun-tahun blokade Israel telah menurunkan daya beli penduduk. Sejauh ini, saya menjual kurang dari sepertiga apa yang biasa saya jual dalam beberapa tahun belakangan ini," tutur Saed.

Berdasarkan data terkini dari Biro Statistik Pusat Palestina, angka pengangguran di Jalur Gaza mencapai 53,7 persen dibandingkan dengan 19,1 persen di Tepi Barat Sungai Yordan.

Blokade Israel telah mendorong dua juta warga Jalur Gaza makin jauh ke dalam kemiskinan sementara ahli ekonomi di Jalur Gaza menyatakan kemiskinan parah mencapai 53 persen pada 2017 dibandingkan dengan 37 persen pada 2011.

Tahun ini, harga rata-rata kambing di Jalur Gaza ialah 350 dolar AS. Sedangkan harga anak sapi dan unta mencapai 450 dolar AS.

Harga itu melampaui daya beli sebagian besar warga Palestina di Jalur Gaza, sehingga pasar mengalami resesi yang tak pernah terjadi sebelumnya. Pedagang ternak hidup mengatakan sangat banyak orang membeli hewan secara mencicil akibat keterbatasan gaji pegawai Pemerintah Otonomi Palestina. Pegawai menerima 50 persen gaji mereka atau pegawai Hamas yang dibayar 40 persen dari gaji mereka.

Dalam beberapa tahun belakangan, warga Jalur Gaza telah mensahkan sistem pembagian untuk membeli hewan kurban akibat memburuknya kondisi ekonomi kebanyakan penduduk. Melalui sistem itu, konsumen bisa membeli secara bersama satu sapi atau anak sapi dan juga dapat membayar cicilan setelah kesepakatan dengan pedagang ternak.

Seperti yang dilansir dari publikasi Xinhua, Rafat Ashour, seorang insinyur dari Jalur Gaza, bergabung dengan enam orang lagi untuk membeli hewan kurban tahun ini. Ia ingin berkurban setiap tahun sebab itu adalah ibadah penting dalam Islam untuk semua orang Muslim yang mampu secara finansial.

Berdasarkan ajaran Islam, daging hewan kurban dibagi tiga bagian. Satu bagian dibagikan kepada orang yang tidak mampu, satu bagian lagi buat kerabat dan sisanya buat keluarga orang yang berkurban untuk dimasak selama empat hari saat berkurban, Idul Adha dan tiga hari Tasyrik.

Sementara, produksi lokal hewan ternak di Jalur Gaza selama beberapa tahun belakangan memenuhi 40 persen dari kebutuhan pasar domestik. Namun, kebanyakan ternak di Jalur Gaza sekarang diimpor dari Eropa dan memasuki wilayah yang diblokade itu melalui Israael.

Di pihak lain, Kepala Departemen Ternak di Kementerian Pertanian Jalur Gaza, Taher Abu Ahmed, mengatakan kebutuhan Jalur Gaza untuk hewan kurban setiap tahun diperkirakan 8.000 anak sapi dan sebanyak 20 ribu kambing.

“Warga Jalur Gaza mengkonsumsi 14 ribu anak sapi dan 30 ribu kambing selama Hari Raya Kurban tahun lalu,” kata dia.

Abu Ahmed mengaku permintaan tahun ini rendah akibat tingginya angka kemiskinan dan melonjaknya harga ternak global selain peningkatan biaya pemeliharaan dan pengangkutan ternak.(nat/xinhua/dbs/foto:ap photo/adelhana)

 


Back to Top