Bertema Islam in Globalizing World, Kemenag Siap Gelar AICIS 2018

gomuslim.co.id- Annual International Conference of Islamic Studies (AICIS) akan kembali digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam.

Kegiatan akan dilaksanakan pada 17 hingga 20 September 2018. AICIS tahun ini akan mengusung tema Islam in Globalizing World: Text, Knowledge and Practice.

Direktur Pendidikan Tinggi dan Keagamaan Islam dari Kemenag, Arskal Salim berharap penyelenggaraan even bergengsi ini dapat dirasakan manfaatnya oleh bangsa. Gaungnya dapat di dengar di kancah internasional.

"Website AICIS bisa menjadi piranti melakukan internasionalisasi AICIS di dunia internasional," ujar Arskal, Selasa (21/08/2018).

Dia menyampaikan, semua pihak diharapkan mempersiapkan secara matang desain acara AICIS dan kepastian peserta AICIS dari luar negeri. Publikasi AICIS diharapkan dilakukan secara massif dan memastikan rencana Presiden Joko Widodo membuka kegiatan AICIS.

“Saya berharap agar ratusan paper yang disajikan oleh para peserta yang notabene akademisi papan atas dari dalam dan luar negeri bisa dipublikasikan pada jurnal-jurnal bertaraf internasional,” lanjut dia.

AICIS juga dapat menjadi momen penting mensosialisasikan ide, gagasan dan karya-karya ilmiah civitas akademika PTKI di panggung internasional.

Di pihak lain, Kasubdit Akademik Direktorat PTKI, Mamat Salamat Burhanuddin mengatakan AICIS yang akan digelar tahun ini adalah AICIS yang ke-18. Sekitar 2.000 para akademisi dari dalam dan luar negeri akan ambil bagian dalam perhelatan konferensi internasional ini.

"Direncanakan hampir 400 para penyaji makalah akan tampil mengangkat masalah-masalah keislaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi Islam, sosial humaniora dan dunia global," tukasnya.

Sementara, berkait dengan publikasi kegiatan AICIS, akan mengoptimalkan media sosial yang disinergikan dengan media mainstream secara efektif.

“Pada saat yang bersamaan akan menggandeng 58 Humas PTKIN untuk membantu sosialisasi dan publikasi AICIS,” ujar Mamat. (nat/kemenag/dbs/foto:suarawajarfm)

 


Back to Top