#KabarHaji

Meski Sudah Tua, Astrea Tujuh Tiga Jadi Penolong Jemaah Haji di Mina

gomuslim.co.id- Astrea Tujuh Tiga.adalah penolong Jemaah Haji di Mina. Usianya kini sudah tua, tepatnya 45 tahun. Motor itu bernama Astuti. Sesuai namanya, kendaraan roda dua jenis Super Cub 90 ini keluaran tahun 1973. Jika melihat usianya, tentu sudah sangat mafhum kalau penampilannya tidak secanggih sepeda motor zaman sekarang.

Tetapi jangan meremehkan Astuti walapun sudah tua. Astuti sekali starter langsung jalan. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pun sempat menjajal Astuti, Rabu (22/08) petang. Di hadapan para petugas dan jemaah, Menag mencoba menghidupkannya.

“Alhamdulillah, meski tua si Astuti ini distarter langsung jreng,” kata Menag saat menguji coba kehandalan Astuti. “Ini sepeda motor yang bodinya tua tapi semangat muda,” imbuh Menag yang dilansir Kemenag membuat suasana tambah akrab.

Astuti sudah digunakan sejak tahun haji 1980-an sebagai pengangkut jemaah yang kelelahan atau sakit dari kantor Misi Haji Mina ke tenda. Para jemaah yang sedang melakukan kegiatan haji, harus memperhatikan kondisi tubuh agar selalu sehat karena kegiatan di Mina cukup padat. Apa lagi tenda yang luas sebarannya membuat jemaah memperlukan kondisi tubuh yang sehat. Meski sebagian besar jemaah sudah mempersiapkan dengan baik, ada juga yang kelelahan, sakit, hingga ke sasar.

Indonesia mendapatkan perlakuan istimewa dari pemerintah Saudi karena sudah menjalin hubungan baik. Sebenarnya pemerintah Saudi melarang penggunaan moda transportasi di Mina. Seluruh unit kendaraan roda dua ini berwarna merah. Jumlahnya kini tinggal delapan dan yang bisa dioperasikan oleh Posko Satgas Mina pada tahun ini hanya berjumlah 5 buah. Pantauan yang dilansir dari kemenag di lapangan tidak ada negara lain yang difasilitsi penggunaan transportasi serupa.

“Semua kendaraan yang melintas di Mina, harus dipasangi sticker resmi otoritas Saudi, dan itu yang sulit didapat,” pungkas Menag.

Untuk memastikan performanya, dua montir mulai mempersiapkan Astuti. Motor yang usianya sudah lebih dari 43 tahun itu dicuci dan diganti oli mesinnya. Pengecekan juga dilakukan pada bagian lampu, rem dan lampu sign. Setelah dilakukan pengecekan, Astuti kemudian dicoba satu per satu. Meski tidak sekencang motor-motor moder, tetapi mesin Astrea 73 dengan tiga speed ini masih cukup baik. Memang beberapa motor terpantau sudah tidak lengkap aksesorisnya. (sat/kemenag/foto:okezone)


Back to Top