#KabarHaji

Jemaah Haji Mulai Tinggalkan Mekkah Menuju Madinah untuk Ziarah ke Masjid Nabawi

gomuslim.co.id- Setelah menyelesaikan enam hari perjalanan ritual Haji, ribuan jemaah haji pada Sabtu pagi (25/08/2018) berangkat ke Madinah untuk menziarahi kuburan Nabi Muhammad (saw) dan berdoa di masjid nabawi.

Para jemaah haji yang tidak terburu-buru pulang menyelesaikan masa tinggal mereka di Mina sampai hari Jumat. Mereka melemparkan jumrah kepada tiga simbol Setan dan melanjutkan perjalanan ritual ke Mekkah dimana mereka melaksanakan salat Jumat di Masjidil Haram.

Menurut data statistik Kementerian Haji dan Umrah seperti yang dilansir al-Arabiyyah.net, Senin, (27/08/2018) sekitar 700.000 jemaah haji tetap tinggal di Mina untuk hari ketiga atau hari terakhir Tashriq, yakni kisaran 30-40 persen dari total jumlah tamu Allah.

Di sisi lain, Madinah telah disiapkan sebelumnya untuk menerima dan menyambut para jemaah haji dengan pemberian hadiah bunga mawar, kurma dan air Zamzam.

Sementara itu, Koordinator Pertahanan Sipil di Madinah telah memobilisasi dan mengerahkan semua sumber daya manusia yang ada dan semua potensi untuk melayani para jema'ah haji yang mengunjuni kota Madinah. Selain itu, Koordinator Pertahanan Sipil juga menambahkan bahwa rencana layanan haji di Madinah, yang dimulai pada hari Jumat (24/08/2018), akan berlanjut sampai Muharram 15 (25/09/2018), yakni masa ketika musim haji akan secara resmi dinyatakan habis masa waktunya.

Koordinator Pertahanan Sipil mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa dan melisensikan sekitar 642 bangunan yang akan menampung lebih dari 355.000 Jemaah haji di kota Madinah. Pihaknya juga telah menugaskan tim khusus untuk memeriksa kualitas udara di area parkir yang dekat dengan Masjid Nabawi dan menyiapkan jalur perjalanan dan penyebaran cepat di daerah pusat dan tempat-tempat ramai di dalam masjid.

Sementara itu, Bandara Internasional Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz di Madinah dan Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah telah menyelesaikan persiapan untuk kepulangan para Jemaah.

Direktur KAIA, Essam bin Fouad Noor, mengatakan ada 14 ruang tunggu dari Terminal Haji yang diperuntukkan untuk fasilitas kepulangan sampai kloter terakhir meninggalkan tanah suci.  Essam mengatakan bahwa lebih dari 13.000 karyawan dari 27 departemen baik dari pemerintah maupun swasta telah melayani para tamu Allah di bandara.

Lebih dari itu, Essam memperkirakan lebih dari satu juta jema'ah haji akan pulang ke tanah air mereka masing-masing dari bandara ini. Direktur jenderal departemen paspor (Jawazat), Mayor Jenderal Sulaiman Al-Yahya memerintahkan semua staf paspor di dua bandara besar tersebut agar mempercepat prosedur kepulangan para jemaah haji ke tanah air masing-masing. (Azs/al-Arabiyya/foto: al-Muwathin)

 

Penulis:

Abdul Aziz

Alumni S2 Linguistik UGM,

Peneliti di El-Bukhari Institute, dan Dosen Bahasa dan Sastra Inggris UNPAM

 

 


Back to Top