#KabarHaji

Angka Kematian Jemaah Haji Indonesia Tahun Ini Menurun

gomuslim.co.id- Musim Haji 2018/1439H segera berakhir. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat angka kematian jemaah haji tahun ini jauh menurun bila dibandingkan tahun lalu.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) terakhir, terdapat 188 orang jemaah Indonesia yang tutup usia. Sedangkan tahun lalu, jumlah jemaah wafat mencapai 657 orang.

“Seleksi di Tanah Air membuahkan hasil,” kata Kepala Daerah Kerja Makkah Endang Jumali di Syisyah pada Selasa (28/8).

Berdasarkan data siskohat, jemaah haji tahun ini didominasi oleh mereka yang lanjut usia. Sebanyak 54.132 orang berumur 41-50 tahun. Sejumlah 71.871 orang berusia 51-60 tahun. Sedangkan yang berusia 61-70 tahun mencapai 41.534.

Pihaknya bersyukur mayoritas jemaah haji dapat kembali ke Kampung Halaman. Kelak mereka akan berdakwah di masyarakat menyebarluaskan semangat haji yang inspiratif.

Adapun,  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan sejak jauh hari pihaknya berikhtiar untuk lebih ketat menyeleksi masyarakat yang akan berangkat ke haji.

“Khususnya yang berisiko tinggi atau risti agar memenuhi istitha'ah,” katanya.

Dia menambahkan penurunan angka kematian juga tak lepas dari peranan petugas haji yang tak henti bekerja, sehingga jemaah haji terlayani. Petugas kesehatan selalu memberikan penyuluhan kepada jemaahhaji. Tamu Allah diarahkan untuk menjalani pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan yang higienis dan terjaga kualitasnya.

Pihaknya akan mempertahankan ikhtiar tersebut, sehingga pelaksanaan haji tahun depan menjadi lebih baik. Istitha’ah kesehatan menurutnya adalah awal keberhasilan penyelenggaraan haji.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Nizar mengatakan masa kritis haji sudah dilalui, yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armina). Hingga saat ini tidak ada insiden berarti. Pihaknya berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan mengapresiasi penyelenggaraan haji sehingga jemaah dapat memenuhi kewajibannya yang dilaksanakan sekali seumur hidup.

“Mohon doanya agar semua jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan mereka dapat berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Insya Allah mereka menjadi haji mabrur,” pungkasnya. (mch/hajikemenag/dbs)


Back to Top