Apresiasi Takmir Masjid, Pemkab Purwakarta Berikan 630 Asuransi BPJS Ketenagakerjaan

gomuslim.co.id- Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Purwakarta mendaftarkan 630 pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan. Pendaftaran kepesertaan ini, terhitung awal Agustus kemarin. Dengan begitu, pemkab menanggung biaya premi BPJS tersebut bagi ratusan pengurus DKM.

Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Irsyad Nasution mengatakan pihaknya (pemkab) berupaya membantu para pengurus DKM tersebut. Subsidi untuk pembiayaan premi BPJS ini, sebagai bentuk perhatian pemerintah bagi mereka. Mengingat, jasa para pengurus DKM dalam hal memuliakan masjid sangat tak terhingga.

"Ini, sebagai salah satu ihtiar dari pemkab, supaya para takmir masjid ini bisa tenang dalam mengemban tugasnya," tutur Irsyad, Rabu (29/08/2018).

Menurut Irsyad, tugas dan tanggung jawab takmir masjid ini sangat besar. Sebab, hal ini menyangkut dengan keagamaan dan sosial. Berjalan atau tidaknya aktivitas dalam sebuah masjid, tergantung dari kinerja takmirnya.

Dengan begitu, lanjut Irsyad, para takmir masjid sama seperti pekerja formal. Mereka mempunya jaminan ketenagakerjaan. Jadi, ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan, minimal mereka punya jaminan asuransi, sebagaimana pekerja formal.

Meski demikian, Irsyad mengaku, belum seluruh takmir masjid bisa didaftarkan jadi kepesertaan BPJS. Mengingat, terbentur dengan kemampuan APBD.

“Kami berjanji kedepan jumlah takmir masjid yang akan didaftarkan BPJS bisa bertambah,” tandas dia,

Sementara itu, langkah Pemkab Purwakarta dalam mendaftarkan ratusan pengurus DKM ke BPJS ketenagakerjaan ini diapresiasi ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) setempat.

Ketua DMI Kabupaten Purwakarta, Nana Mulyana mengaku sampai saat ini masjid menjadi tempat utama penyebaran syariat Islam.

“Bahkan, saat ini masjid menjadi pusat pemberdayaan masyarakat,” kata Nana.

Jika masjid menjadi pusat pemberdayaan, maka selayaknya pemerintah memerhatikan kesejahteraan para pengurus masjid. BPJS Ketenagakerjaan ini salah satu bentuk jaminan melindungi para takmir masjid. (nat/republika/dmi/dbs/foto:ilustrasi)

 


Back to Top