#AsianGames2018

Promosi Pariwisata, Pemkab Banyuwangi Gratiskan Atlet Asian Games Peraih Emas Berlibur Empat Hari

gomuslim.co.id- Perhelatan Asian Games 2018 telah usai, Indonesia menempati peringkat keempat dalam peraihan emas. Mengapresiasi prestasi atlet peraih emas, Banyuwangi mempersilakan liburan gratis selama empat hari dengan membawa satu anggota keluarga atau orang tercinta untuk menemani berlibur.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyebut hal pertama, tentu semua masyarakat bangga dengan prestasi atlet Asian Games yang luar biasa.

“Kedua, kami berharap, semangat nasionalisme dan tak kenal menyerah yang dimiliki para atlet bisa menyebar ke Banyuwangi, khususnya ke anak-anak muda kami," ujar Anas.

Apresiasi liburan gratis itu merupakan bagian dari strategi promosi pariwisata yang didukung pelaku pariwisata tanpa dana APBD. Selain wujud kebanggaan sebagai bangsa, apresiasi ini juga diharapkan menularkan virus nasionalisme ke anak muda kabupaten di ujung timur Pulau Jawa tersebut. Liburan gratis ini tanpa syarat.

Semua biaya mulai dari biaya transportasi, penginapan (hotel), hingga tiket masuk ke obyek wisata ditanggung pelaku pariwisata Banyuwangi.

"Atlet-atlet itu merupakan endorser yang luar biasa. Kalau mereka berlibur ke Kawah Ijen atau bersantai di resor tepi pantai di Banyuwangi, lalu upload di media sosialnya yang punya follower segudang, itu promosi efektif bagi Banyuwangi," tukas Anas.

Liburan gratis empat hari itu bisa diisi dengan menikmati fenomena api biru (blue flame) yang mendunia di Kawah Ijen, G-Land dengan ombak selancar terbaik di dunia, padang rumput Taman Nasional Alas Purwo dengan komunitas banteng yang berarak, melepasliarkan anak penyu, keindahan Pulau Tabuhan, hingga melihat beragam atraksi seni-budaya serta ritual adat.

"Selain itu, tentu ada kuliner yang enak, termasuk pecel pitik yang kerap disajikan saat acara adat Suku Osing," ujar Anas.

Kemudian, para atlet juga bisa merasakan menginap di resor-resor berarsitektur unik, baik yang ada di bibir pantai maupun kaki gunung di Banyuwangi.

"Untuk teknisnya diatur dinas terkait. Pelaksanaannya menyesuaikan waktu atletnya. Silakan sampaikan kapan ada waktu, langsung bisa ke Banyuwangi. Toh sekarang ada lima kali penerbangan per hari dari Jakarta langsung menuju Banyuwangi. Tapi akan lebih bagus jika pas pelaksanaan rangkaian Banyuwangi Festival, misalnya 22 September nanti ada jazz di kaki Gunung Ijen dan ritual adat kebo-keboan yang diikuti ribuan orang," jelas Anas.

Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda, menambahkan, para atlet peraih medali emas yang ingin berlibur ke Banyuwangi dipersilakan berkorespondensi melalui email: bwitourism1@gmail.com. (nat/pemkabbanyuwangi/dbs/foto:jejakpiknik)


Back to Top