Jelang Pilpres, Ini Imbauan dari Wasekjen MUI

gomuslim.co.id- Jelang tahun politik memicu persaingan antar kubu. Merespon hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Wasekjen MUI) Amirsyah Tambunan menyebut dalam politik harus saling menghargai dan menghormati.

Bagi tiap-tiap kubu yang mendukung salah satu pasangan calon presiden, hal ini merupakan hak pribadi dan hendaknya tidak dijadikan sebuah masalah.

"Politik ini harus menghargai dan menghormati," ujar Amirsyah di Kantor Pusat MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (04/09/2018).

Dikatakan Amirsyah, Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi demokrasi. Bahkan Indonesia negara terbesar ketiga yang mempraktikkan demokrasi.

Pihaknya mengimbau agar tidak perlu ada kegaduhan dan kehebohan dalam menyambut pesta demokrasi ini. Semua punya pilihan masing-masing yang harus dihormati dan dihargai.

"Tidak usah gaduh, tidak usah bantah-bantahan, tidak usah merusak ukhuwah. Pilihan beda tapi ukhuwah satu. Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah," lanjutnya.

Kepada para anggota MUI, ia mengatakan pilihan politik terserah pada hati nurani masing-masing. Pilihan ini dibebaskan sebagai pilihan hak warga negara dalam konstitusi dan dijamin.

"MUI bukan lembaga politik. Kita lembaga musyawarah berbagai organisasi masyarakat Islam. Istafti qolba', tanyalah pada hatimu. Pilihan beda, ukhuwah tetap satu," pungkasnya. (nat/republika/dbs/foto:tempo) 

 


Back to Top