Qatar Jadi Tuan Rumah Konferensi Hari Halal Sedunia 2018

gomuslim.co.id- Konferensi halal internasional merupakan agenda tahunan. Konferensi ini bertujuan untuk mendiskusikan tema-tema terkait hak-hak asasi manusia untuk mendapatkan makanan halal dan berjuang untuk membangun komunitas halal dunia.

Sebagai organisasi yang bertanggungjawab atas terselenggaranya ‘World Halal Day’(WHD) atau ‘Hari Halal se-Dunia’, Qatar Chamber, telah mengumumkan bahwa gelaran akbar tersebut akan diadakan di Qatar pada 1 November 2018 mendatang.

Hal ini disampaikan pada acara ‘KTT Halal se-Dunia’ atau ‘World Halal Summit’ ke-5 yang digelar di Istanbul, 23-25 November tahun lalu, yang dipimpin oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Perhelatan tersebut telah menarik minat lembaga dan organisasi senior hingga lebih dari 80 negara, termasuk 57 negara anggota OKI.

Hadir sebagai pembicara pada acara tingkat tinggi negara-negara teluk tersebut, mewakili Qatar Chamber, HE Sheikh Khalifa bin Jassim Al Thani, termasuk anggota Dewan Qatar Chamber, Dr. Mohamed Gohar Al Mohamed, HE Eng. Ali Abdul Latif Al Misnad dan Abdul Aziz Ridwani, serta Direktur Jenderal Qatar Chamber, Saleh bin Hamad Al Sharqi.

HE Sheikh Khalifa mengatakan acara yang akan digelar menjelang akhir tahun ini adalah konferensi halal internasional yang merupakan agenda tahunan.

 “Tujuannya ialah mendiskusikan hak-hak asasi manusia terkait tema seputar ‘Makanan Halal untuk Semua, Bersatu Melawan Kelaparan, Melestarikan Alam, dan berjuang untuk membangun 'Satu Komunitas Manusia’,” jelasnya.

Ia menegaskan pentingnya acara hari halal internasional tersebut. Ia juga berharap hajatan akbar bersejarah ini bisa mendorong para pelaku industri makanan, kosmetik, perjalanan dan pariwisata, dan perusahaan infrastruktur untuk berinvestasi di Qatar.

Selain itu, ‘Hari Halal se-Dunia’ juga bertujuan untuk menciptakan pemahaman mendalam tentang apa dan bagaimana halal itu. Bagaimana meningkatkan upaya dalam perdagangannya. Juga upaya meningkatkan kesadaran tentang isu-isu terkini dan kekhawatiran terkait dengan ekonomi halal serta langkah-langkah pencegahannya.

“Konferensi ini sejatinya akan menyediakan platform yang baik untuk para pemain kunci di pasar halal, para ahli dan pemimpin sektor industri ini dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi potensi besar industri halal dan hasil kreatif pasarnya melalui platform ini,” lanjutnya.

Sheikh Khalifa menuturkan bahwa pasar halal telah berkembang pesat. Pertumbuhannya mencapai USD 4 triliun secara global. Keadaan ini mendesak negara-negara OKI untuk mulai aktif berkontribusi di pasar halal, terutama karena mereka hanya ikut andil sekitar 20 persennya saja dari total perdagangan halal dunia.

Sebelumnya, ‘Hari Halal se-Dunia’ juga telah diadakan di berbagai negara. Antara lain, pada tahun 2014 diselenggarakan di Singapura, 2015 di India, 2016 di Kroasia dan 2017 di London.

Sementara itu, Saleh bin Hamad Al Sharqi, Direktur Jenderal Qatar Chamber mengatakan, pameran halal, yakni ‘Halal Expo’, yang diadakan di sela-sela ‘KTT Halal se-Dunia’ ke-5 telah menawarkan kesempatan cemerlang bagi negara-negara Islam untuk mengintensifkan hubungan kerja sama dan mengatasi hambatan yang dihadapi dalam mengembangkan perdagangan di antara mereka.

Adapun kegiatan ‘Halal Expo’ itu sendiri diisi dengan serangkaian kegiatan seperti diskusi dan pameran banyak sektor industri halal, mulai dari makanan, keuangan, pariwisata, kedokteran, dan farmasi, hingga kosmetik halal. (fau/sharianews/dbs/foto: worldhalal)

 

 


Back to Top