Manchester Jadi Tuan Rumah Gelaran Festival Seni dan Budaya Islam 2018

gomuslim.co.id- Sebuah festival multi-seni baru akan datang ke Manchester, Inggris. Acara yang akan berlangsung pada November mendatang ini dengan lebih dari 40 acara yang berlangsung selama sepuluh hari.

Pendiri Qaisra Shahraz, seorang novelis dan jurnalis Inggris-Pakistan yang telah tinggal lama di berharap bahwa festival 'MACFEST' akan menyatukan komunitas Muslim dan non-Muslim dan menghancurkan hambatan. MACFEST akan merayakan seni dan budaya Muslim melalui program yang dikemas dengan makanan, musik, seni, film, komedi, sastra, dan pertunjukan.

Acara akan berlangsung di berbagai tempat di seluruh kota, termasuk Galeri Seni Whitworth, Rumah Elizabeth Gaskell, Museum Manchester, Universitas Manchester, Pusat Warisan Muslim Inggris, dan Manchester Central, dan Perpustakaan Longsight.

Acara tersebut termasuk malam komedi stand-up dengan Abdullah Afzal, bintang Manchester yang lahir di Citizen Khan yang juga muncul di Celebrity MasterChef tahun lalu. Selain itu, festival ini akan penuh dengan pemikir, penghibur, seniman, dan penulis terkemuka.

Selain itu, penulis terkenal, Shahraz telah memastikan program panjang acara sastra untuk MACFEST. Dia akan secara pribadi mengambil bagian dalam diskusi dengan sesama penulis pemenang penghargaan Leila Aboulela, dimoderatori oleh Libby Tempest dari Elizabeth Gaskell's House.

Tak hanya itu, juga akan ada puisi, pembacaan inspirasi, panel dan ceramah, semua merayakan para penulis Muslim. Musik langsung akan datang dari para seniman dari berbagai negara Muslim, dan dari para mahasiswa di Universitas Manchester.

Publikasi Manchester Evening News, Jumat, (14/09/2018), menyebutkan puncak dari festival ini adalah wawasan sejarah yang disediakan oleh komunitas muslim lokal Manchester. Pengunjung akan dapat mendengar kisah Robert ‘Reschid’ Stanley dari cicitnya, seorang pria yang adalah Walikota Stalybridge dan “seorang Muslim rahasia bergaya Victoria”. Stanley dianggap sebagai walikota Muslim pertama.

Di samping peristiwa yang disebutkan, “Perempuan Revolusioner di Seluruh Dunia” akan menjadi pameran seni dan diskusi dengan Faiqa Uppal dan Sairah Yassir-Deane.

Sebagian besar aksi akan berlangsung selama akhir pekan tanggal 17 dan 18 November 2018. Festival ini akan berpusat di Pusat Warisan Muslim Inggris di Whalley Range dan akan ada acara satelit tambahan antara 19 November dan 25 di tempat-tempat di seluruh kota.

Untuk diketahui, menurut laporan NOMIS tahun 2011, umat Islam berjumlah sebanyak 232.787 yang mewakili 8,68% dari total populasi Greater Manchester. (fau/men/dbs/foto: aboutislam)


Back to Top