#1Muharram1440H

Keraton Kanoman Gelar Pembacaan ‘Babad Cirebon’ di Malam 1 Muharram

gomuslim.co.id- Setiap Tahun Baru Islam menjadi momentum berdirinya Keraton Kanoman, Cirebon. Tahun ini keraton kembali menggelar pembacaan Babad Cirebon atau sejarah berdirinya Cirebon, di Bangsal Witana Keraton Kanoman, Lemah Wungkuk, Kota Cirebon, Rabu, (12/09/2018) malam.

Kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisata religi di Kota Wali tersebut. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menghadiri acara tersebut dan mengingatkan kepada masyaraka akan sejarah lahirnya Cirebon yang merupakan tempat penyebaran agama Islam di Pulau Jawa, hingga dikenal sebagai Kota Wali.

Pihaknya berharap melalui pembacaan Babad Cirebon masyarakat bisa menjaga aset budaya yang dimiliki.

"Dengan rutin menggelar acara ini bisa digunakan untuk memupuk generasi muda agar tidak lupa sejarah Cirebon sebagai Kota Budaya dan Kota Keraton," ujar Uu, Kamis (13/09/2018).

Pj. Walikota Cirebon Dedi Taufik mengatakan pembacaan Babad Cirebon merupakan rangkaian acara Hari Jadi ke-649 Kota Cirebon. Dedi berharap pembacaan tersebut bisa memberikan motivasi dan dorongan moral bagi masyarakat Kota Cirebon.

Sementara, Hari Jadi Kota Cirebon ditetapkan berdasarkan tahun Hijriah, yaitu pada 1 Muharam. Ini menjadi pertanda sikap konsisten Cirebon sebagai pusat penyebaran agama Islam di Pulau Jawa.

Dalam acara tersebut, hadir pula Sultan Kanoman XII Sultan Raja Muhammad Emirudin, Pangeran Pati Raja Muhammad Kodiran, serta anggota keluarga Keraton Kanoman lainnya. Pangeran Pati Raja Muhammad Kodiran, mewakili keluarga Keraton Kanoman mengatakan Bangsal Witana merupakan tempat awal mula berdirinya Cirebon.

"Acara ini sengaja kami konsep dengan lesahan agar kita bisa mengingat dan sadar bahwa pejabat berasal dari rakyat, maka rakyat dan pejabat sudah sepantasnya duduk bersama," tukasnya. (nat/antara/dbs/foto:jejakpiknik)

 


Back to Top