Begini Lima Tahap Pembersihan Karpet Masjidil Haram

gomuslim.co.id- Sebanyak 560 sajadah yang ada di Masjidil Haram dibersihkan oleh sebuah perusahaan binatu berdedikasi penuh. Supervisor perusahaan Mohammed Al-Otaibi mengatakan pekerjaan ini dilakukan setiap hari selama Ramadhan dan musim Haji.

Seperti yang dilansir dari publikasi Saudigazette, Al-Otaibi menyebut pekerjaan pembersihan di perusahaan laundry miliknya  diawaki oleh 50 pekerja. Sajadah tersebut melewati mengalami lima fase yang berbeda untuk mencapai hasil pembersihan yang baik.

"Jumlah karpet yang digunakan saat sholat di Masjidil Haram sekarang mencapai 40.000 lembar. Dan terakhir Ramadhan jumlahnya mencapai 35.000 karpet," ujarnya.

Dikatakan Al-Otaibi, departemen itu memiliki jumlah karpet cadangan yang memadai. Pihaknya memiliki stok 65.000 karpet cadangan di gudang dan dapat menggunakannya kapan saja diperlukan.

Menurutnya, pada tahap pertama pembersihan, para pekerja akan menghilangkan debu dari karpet. Pada fase para pekerja akan menempatkan setiap karpet di dalam mesin untuk menyedot debu. Di situ setiap perangkat dapat membersihkan dua karpet sekaligus dan hanya akan memakan waktu satu setengah menit.

Pada fase kedua, sampo dan parfum akan disemprotkan secara otomatis ke karpet sebelum membersihkannya menggunakan air murni.

"Kami menggunakan deterjen ramah lingkungan untuk membersihkan karpet," ujar Al-Otaibi.

Kemudian, di fase ketiga, karpet yang sudah dicuci akan dimasukkan ke dalam pipa untuk mengeringkannya. Pipa-pipa ini dapat menampung tiga karpet sekaligus dan air akan dibuang dalam waktu dua setengah menit.

Selama fase keempat, karpet akan diletakkan di bawah matahari selama 24 jam di musim panas dan 48 jam di musim dingin untuk menghilangkan kelembaban secara penuh.

"Tahap terakhir para pekerja akan melakukan pembersihan karpet menggunakan pembersih vakum yang kuat," pungkas Al-Otaibi.

Perusaanya binatunya akan memperbaiki beberapa sajadah dan juga akan menghancurkan beberapa karpet yang rusak. Segala pekerjaan pembersihan dan perbaikan sajadah ini dilakukan dengan mempekerjakan penjahit yang sangat terampil.

"Kami menghancurkan beberapa karpet ketika mereka mencapai usia diasumsikan," sambung dia.

Di Masjidil Haram terdapat dua jenis sajadah. Pertama memiliki panjang empat meter dan lebar 1,2 meter. Dan yang kedua dengan panjang tiga meter dan lebar 1,2 meter.

Pencucian sajadah itu memiliki dua jalur produksi dengan kapasitas harian 200 karpet. Selama musim Haji dan Ramadhan, kapasitas pembersihan akan ditingkatkan menjadi 280 karpet per jalur untuk mengambil kapasitas total mencapai 560 karpet setiap hari.

Kemudian, pada pertengan bulan Idul Adha, semua karpet akan dipindahkan dari Masjidil Haram kecuali masjid. “Situasi akan tetap sama sampai awal Muharram ketika seluruh Haram akan kembali memakai sajdah atau berkarpet,” tambahnya. (nat/saudigazette/dbs/foto:risalafurniture.ae)


Back to Top