Unik, Masjid di Inggris Ini Dibangun dengan Kayu Berbunga

gomuslim.co.id- Sebuah perusahaan arsitektur Inggris sedang membangun sebuah masjid yang tersusun dari kayu di Cambridge, Inggris. Bangunan masjid tersebut terinspirasi oleh desain geometrik dan lanskap yang ditemukan di seluruh Dunia Islam.

"Arsitek David Marks yang telah meninggal memandang proyek masjid ini sebagai pergeseran dari dominasi masjid bergaya Ottoman yang ditemukan di seluruh Inggris," demikian pernyataan resmi Marks Barfield Architects (MBA) seperti dilansir dari publikasi The Guardian, Jumat (21/09/2018).

Proyek Masjid Cambridge, yang didirikan oleh Dr. Timothy Winter pada tahun 2008, membeli situs satu acra di tahun 2009. Allées dari pohon cemara dan linden mengelilingi masjid, menempati jeruji selebar delapan meter sejauh delapan meter. Rumah ibadah Islam baru itu nantinya akan dapat menampung sekitar 1.000 jamaah.

MBA melihat kesempatan untuk merancang sebuah pusat Islam yang unik untuk budaya Inggris. Dengan massa yang mirip dengan teras Georgia sekitarnya, bangunan ini menampilkan ketinggian tiga tingkat, batu bata tinggi, dan kubah halus disamping menara yang menjulang tinggi.

Untuk proyek tersebut, MBA menghubungi spesialis konstruksi kayu Swiss Blumer – Lehmann AG (BLA). Tiga puluh kolom kayu bentuk-bebas, yang dibangun dari balok-balok laminasi berlapis melengkung, membentuk struktur pendukung utama dari masjid Cambridge.

Setiap kolom bunga menjadi jaringan lengkungan dan balok berkisi yang diberi atap kayu ringan, 1.858 meter persegi. Deretan skylight melingkar tertanam di atas kolom pendukung, memungkinkan difusi cahaya alami yang signifikan di seluruh ruang doa.

Design-to-Production (DP), sebuah perusahaan yang berbasis di Zurich di garis depan membangun pemodelan informasi, ditugaskan oleh BLA untuk mengoptimalkan geometri sistem struktur kayu, membangun strategi pra-pabrikasi dan perakitan, dan mengembangkan model 3D komprehensif dari proyek.

Melalui desain parametrik, DP memangkas 6.000 sendi struktur proyek menjadi 145 bagian kayu yang berbeda. Kemudian perusahaan memasang data fabrikasi digital mereka ke mesin penggilingan CNC lima-sumbu untuk memproduksi secara massal komponen kayu bersama dengan instruksi dan gambar pre-assembly.

Setelah diangkut sejauh 1.448 km melalui darat dan laut ke Inggris, komponen-komponen itu dikumpulkan dalam waktu kurang dari satu bulan. The-kubah bawang, dengan dasar jendela clerestory melengkung, mencapai ketinggian 30 kaki dan ditempatkan di atas sistem rangka yang terbuat dari balok yang dilaminasi lem. Konstruksi untuk proyek harus selesai pada 2018 dan akan dibuka pada Januari 2019.

Kota Cambridge memiliki tiga masjid yaitu Pusat Islam Abu Bakar Jamia, Masjid Omar Faruque, dan Pusat Kebudayaan di Kings Hedges. Tiga rumah ibadah melayani komunitas kota sekitar 4.000 Muslim sampai masjid baru selesai. (njs/guardian/aboutislam)


Back to Top