Kemenpar Dorong Pengembangan Wisata Halal Kota Pekanbaru

gomuslim.co.id- Indonesia terus berupaya mengembangkan pariwisata halal di sejumlah daerah. Salah satu yang mendapat perhatian dari pemerintah pusat untuk pengembangan ini adalah Kota Pekanbaru.

Kementerian Pariwisata menilai kebudayaan Melayu yang masih kental dan juga identik dengan Islam. Hal demikian disampaikan anggota Tim Percepatan Perkembangan Pariwisata Halal Kementerian Pariwisata Republik Indonesia R Wisnu Rahtomo dalam acara sosialisasi usaha pariwisata halal di Hotel Pesonna, Pekanbaru, Senin (24/09/2018).

Ia mengatakan pariwisata halal di tanah Melayu ibarat seorang gadis yang hanya tinggal diberi lisptik saja. “Ibaratnya kalau produk pariwisata itu adalah seorang gadis, konsep pariwisata halal itu hanya tinggal memberi lipstik untuk mempercantik saja. Jadi semua produk pariwisata di tanah Melayu ini sudah ada, hanya tinggal disesuaikan dengan kebutuhan umat musim dengan standar global,” katanya.

Wisnu menjelaskan konsep pariwisata halal sebenarnya tidak harus semua hal dikelola oleh orang yang beragama Islam saja. Namun pariwisata halal sebenarnya adalah cara untuk menyambut wisatawan muslim yang memerlukan pelayanan dan fasilitas sesuai dengan syariat agama.

“Jadi, wisata halal tidak harus semua karyawan memakai jilbab, tapi adalah sebuah branding untuk menerima wisatawan muslim. Seperti menyiapkan produk-produk yang sesuai keperluan mereka,” jelasnya.

Menurut Wisnu, di dunia saat ini ada 1,7 miliar penduduk muslim. Dari jumlah tersebut, sekitar 8 jutanya melakukan perjalanan ke berbagai negara. Dan saat melakukan perjalanan tersebut, mereka memerlukan jaminan bahwa makanan yang makan halal, dan fasilitas pendukung ibadah mereka juga terpenuhi.

“Kalau Pekanbaru sendiri jelas potensinya sangat besar, salah satunya karena dekat dengan negara tetangga yang juga banyak kaum muslim yakni Malaysia. Untuk itu pemerintah kota bersama swasta harus memanfaatkan hal tersebut, salah satunya dengan menyiapkan paket wisata halal,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pekanbaru Nurfaisal mengungkapkan, Kota Pekanbaru saat ini terus berusaha menerapkan wisata halal. Sebab Pekanbaru memang identik dengan melayu sedangkan melayu juga sangat identik dengan islam.

“Pera pelaku wisata, baik itu hotel, mall, restoran juga harus menyiapkan produk halal. Supaya wisatawan muslim yang datang ke Pekanbaru merasa aman dan nyaman. Karena itu dalam kegiatan sosialisasi kali ini kami juga melibatkan pihak hotel dan juga penggiat pariwisata,” sebutnya. (njs/riaupos/foto:riauheadline) 


Back to Top