Usung Tiga Fungsi Ekologis, Jawa Barat Segera Miliki Masjid Al Jabbar

gomuslim.co.id- Pembangunan Masjid Al Jabbar di Pemprov Jawa Barat terus diggenjot. Masjid tersebut terletak di Jalan Cimencrang, Gedebage, Kota Bandung. Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, nantinya akan ada banyak akses jalan menuju Masjid Al Jabbar yang bisa dilalui masyarakat.

Salah satunya, jalur kereta api cepat Bandung--Jakarta yang diperkirakan akan selesai pada 2022 nanti, juga akan melewati masjid ini. Lokasi masjid pun dekat dengan jalur rel kereta api PT KAI.

Ridwan Kamil berharap Masjid Al Jabbar bisa menjadi pilihan masyarakat pengguna transportasi kereta untuk beribadah dengan khusyuk dan nyaman.

“LRT lewat sini, kita bisa mintakan satu stasiun di sini. Atau stasiun kereta api juga kita bisa mintakan ke PT KAI. Ada masjid Al Jabbar di sini, jadi orang tinggal jalan ke sini, orang bisa melakukan ibadah di sini dengan nyaman,” ujarnya.

Selain sebagai estetika, danau kecil yang mengitari Masjid Raya Provinsi Jawa Barat Al Jabbar ternyata punya tiga fungsi ekologis. Di antaranya sebagai pengendali banjir, sumber air minum, dan konservasi air untuk habitat yang ada di sekitar masjid. Danau kecil tersebut memang bagian dari master plan proyek Masjid Al Jabbar sejak awal.

“Jadi, selain tambahan estetika di master plan masjidnya, tiga fungsi ekologis dan enginering itu akan menjadi solusi mengatasi masalah ekologi di lingkungan,” papar Emil.

Sedangkan, atap masjid akan dilengkapi kaca berwarna-warni ini, progres pengerjaannya sudah sampai di bagian lantai sholat dan sudah selesai secara struktur. Namun, diakui Emil paling cepat akhir 2020 masjid ini akan selesai pembangunannya.

“Kami tidak ingin terburu-buru menyelesaikan masjid tersebut. Kami ingin memberikan sebuah karya luar biasa. Karya ini diharapkan bisa menjadi representasi Provinsi Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Proses pengerjaan dirasa Emil masih panjang karena setelah arsitektur ada tahap interior. Rencananya di bawah akan ada museum Alquran, sehingga targetnya paling cepat baru bisa akhir 2020. (nat/dbs/infojabar/foto:sanami)

 


Back to Top