Menag: Semoga PP Jaminan Produk Halal Bisa Terbit Bulan Ini

gomuslim.co.id - Sebagai langkah menyukseskan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) terkait Jaminan Produk Halal (JPH), Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Hotel Millennium, Tanah Abang, Rabu (17/10/2018).

Pembukaan Rakernas ini dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher, Ketua BPJPH Prof Sukoso, rektor perguruan tinggi keagamaan Islam, akademisi, dan pejabat Kementerian Agama.

Dalam sambutannya, Menag Lukman berharap PP terkait JPH bisa segera disahkan oleh pemerintah. Karena, jika PP JPH itu tidak diterbitkan, BPJPH tidak dapat melakukan sertifikasi halal.

"Pertama yang terkait dengan rancangan PP. Ini tinggal akhir karena kita tinggal menunggu paraf. Ini tinggal finalisasi, mudah-mudahan bulan ini, tidak sampai menunggu akhir tahun, ini (PP PJH) bisa dilahirkan," tutur Menag.

Lukman menilai PP JPH ini perlu segera diterbitkan, karena pada 17 Oktober 2019 mendatang ditargetkan semua produk sudah harus memiliki sertifikasi halal.

"BPJPH punya deadline bahwa pada 17 Oktober tahun depan, semua produsen, mereka yang memproduksi bahan-bahan makanan, obat-obatan dan alat kosmetika itu sudah harus memiliki sertifikat halal," pungkas Lukman.

Sementara, Kepala BPJPH, Prof Sukoso menyebut rancangan PP terkait JPH masih berada di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Menurut Sukoso, meskipun PP JPH belum diterbitkan bukan berarti BPJH tidak bekerja.

“Selama ini kami telah menyiapkan infrastruktur untuk melakukan sertifikasi halal setelah PP JPH itu diterbitkan. Memang belum ada yang disertifikasi halal. Tapi kami melakukan persiapan-persiapan untuk itu," pungkas Sukoso. (nat/kemenag/dbs/foto:poskota)

 

Baca juga:

BPJPH: RPP Produk Halal Ditargetkan Rampung Dua Bulan


BPJPH Susun Tata Cara Permohonan dan Pembaruan Sertifikat Halal


Back to Top