Kemenag Gelar Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus 2018

gomuslim.co.id - Pemerintah terus melakukan upaya perbaikan penyelenggaraan ibadah haji khusus. Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama menggelar evaluasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji khusus tahun 1439 H/2018 M.

Kegiatan evaluasi yang akan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 sampai 19 Oktober 2018 ini dihadiri oleh 260 peserta. Masing-masing, sebanyak 214 orang mewakili unsur Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), 34 Kepala Bidang PHU pada Kanwil Kemenag Provinsi, serta 12 peserta mewakili Kemenag RI.

Direktur Jenderal PHU Nizar Ali mengatakan penyelenggaraan ibadah haji khusus harus terus ditingkatkan kualitasnya dan dapat dilaksanakan lebih profesional. “Kami harap agar evaluasi ini dapat menjaring masukan-masukan untuk perbaikan pelaksanaan ibadah haji khusus pada tahun mendatang,” ujar Nizar, Rabu (17/10/2018).

Di hadapan peserta kegiatan, Nizar juga mengimbau PIHK untuk melakukan perlindungan terhadap jemaah dengan cara mengisi SIPATUH (Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji). "SIPATUH adalah wujud pengawasan secara elektronik yang kami lakukan untuk melakukan perlindungan terhadap jemaah," ungkap Nizar.

 

Baca juga:

Kemenag Akan Kaji Ulang Aturan Biometrik Terkait Syarat Visa Umrah di Saudi


Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina Umrah dan Haji khusus Arfi Hatim melaporkan bahwa pelaksanaan Ibadah haji khusus tahun 2018 secara umum telah berjalan baik dan lancar. Namun demikian, menurut Arfi ada sejumlah persoalan yang harus dievaluasi. “Misalnya terkait dengan layanan hotel, laporan kedatangan dan kepulangan, serta kesehatan,” ungkap Arfi.

Arfi berharap, dalam kurun waktu tiga hari ke depan, beberapa persoalan tersebut dapat dibahas. Sehingga dapat menghasilkan solusi, inovasi, serta perbaikan layanan bagi jemaah haji khusus pada musim hadji 1440 H/2019 M. (njs/kemenag/foto:kaltrabu)

 

Bacajuga:

Rakernas Evaluasi Haji 2018 Hasilkan Puluhan Rekomendasi


Back to Top