Dua Warga Muslim Ini Catat Sejarah di Pemilu Belgia

gomuslim.co.id - Sarah Mohamed Khalif dan Mohamed Ridouani telah membuat sejarah pada pemilu Belgia 14 Oktober 2018 lalu. Masing-masing memenangkan kursi untuk anggota dewan kota Leuven dan walikota Leuven.

Khalif, wanita Somalia pertama yang mengambil jabatan politik pertama di negara itu, terpilih untuk mewakili Partai Sosialis Belgia (SPA) sebagai anggota dewan terbaru kota Leuven. Pelajar 21 tahun itu mengatakan bahwa dirinya terinspirasi untuk mencalonkan diri dalam pemilihan karena cita-citanya untuk menciptakan perubahan di komunitasnya .

“Saya berkomitmen pada pemilihan karena saya ingin berarti sesuatu untuk komunitas di Leuven, dan ingin membuat perbedaan di masa depan. Seperti banyak orang lain yang pernah menginspirasi saya, saya sekarang ingin melakukan hal yang sama untuk orang lain,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi MENAFN, Jumat (19/10/2018).

 

Baca juga:

Inilah Muslimah Pertama yang Terpilih Jadi Anggota Parlemen di Swedia


Mahasiswa tahun kedua di Universitas Leuven itu disebut sebagai seorang pekerja keras. Di antara prioritasnya sebagai anggota dewan baru, Khalif berharap untuk membantu para pemuda menggunakan kreativitas mereka dan menciptakan ruang di mana mereka dapat merealisasikan proyek mereka.

Sementara itu, Ridouani, putra imigran Maroko, telah menjadi walikota Leuven, ibu kota provinsi Brabant Utara dan salah satu kota besar di Belgia. Ridouani lahir di Leuven pada tahun 1979. Kedua orang tuanya bermigrasi dari Maroko pada tahun 1970-an.

Dia memenangkan pemilihan hari Minggu, berjalan di bawah tiket dari Partai Sosialis Berbeda (SPA) setelah mendapatkan 10,059 suara. “Saya akan senang menjadi walikota Anda. Terima kasih Leuven,” tulisnya di Twitter. (njs/Menafn/aboutislam)

 

Baca juga:

Bergaya Nyentrik, Muslim Keturunan Somalia Ini Jadi Walikota Termuda di Inggris


Back to Top