Gandeng BRILink, BAZNAS Buka Layanan Zakat di Kios Kecil

gomuslim.co.id- Berzakat kini semakin mudah. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia lewat BRI Link-nya membuka layanan zakat di warung atau kios di masyarakat umum. Peluncuran layanan zakat ini dilaksanakan di warung Z-Mart milik Sugiono di kawasan Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Peluncuran program layanan zakat ini dilakukan oleh Direktur Utama Baznas, Arifin Purwakananta dan Kepala Desk Jaringan BRILink, Agus Suprapto dengan disaksikan pemilik kios Z-Mart, Sugiono dan tokoh masyarakat setempat. Z-Mart sendiri adalah nama branding dari Baznas yang bertujuan untuk mengembangkan usaha para pedagang warung yang ada ditengah-tengah masyarakat hingga kepelosok desa.

Dalam sambutannya, Arifin mengatakan layanan zakat di warung/kios merupakan bagian dari kegiatan inklusi zakat. Menurutnya, gerakan menegakkan syariat zakat di setiap jengkal tanah di Indonesia dan menjadikan zakat sebagai bagian dari kehidupan umat.

“Diharapkan masyarakat menjadi lebih bersemangat dalam menunaikan zakat karena fasilitasnya semakin banyak dan semakin mudah,” kata Arifin dalam keterangan tertulis.

Ia berharap dengan program ini, semangat berzakat semakin mengingkat, karena fasilitas zakat kini menjadi semakin banyak dan semakin mudah diakses. Menurut Arifin, pihak Baznas terus berupaya memudahkan masyarakat untuk berzakat melalui berbagai kerja sama dengan pihak manapun.

 

Baca juga:

Gandeng Baznas, Kemenag Luncurkan Program Percontohan Daerah Binaan di Perbatasan Malaysia

 

“Konsep zakat inklusi seperti yang kami lakukan ini, zakat bukan hanya dapat dijangkau di bank, mall atau masjid namun juga dapat dilayani di gang-gang sempit, di warung-warung kecil dan ke depan zakat dapat dilayani oleh tukang ojek, tukang sate dan berbagai bagian kehidupan masyarakat. Tidak ada lagi aktivitas masyarakat yang tidak tersentuh zakat. Tidak ada lagi alasan sulit untuk membayar zakat,” paparnya.

Sementara itu, Agus Suprapto menambahkan BRIlink adalah kepanjangan tangan Bank BRI untuk melayani masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan sebagai perwujudan Lakupandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam rangka Keuangan Inklusif) dan LKD (Layanan Keuangan Digital).

“BRI ingin ikut serta memberi kontribusi dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat nasional, seperti yang diatur dalam Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011. Aturan tersebut mengamanahkan pengelolaan zakat nasional kepada Baznas,” jelas Agus Suprapto.

Menurut Agus, layanan BRILink terdapat pada lebih dari 318 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Sedangkan, pembayaran zakat, infak, sedekah, dan kurban dilakukan melalui aplikasi mobile agen dan mesin Electronic Data Capture (EDC) BRILink dan disalurkan melalui Baznas. (njs/rilis/foto:baznas)

 

Baca juga:

BAZNAS Kirim Tim Tanggap Bencana dan Rumah Sehat untuk Bantu Evakuasi Kecelakaan Pesawat Lion Air


Back to Top