Begini Persiapan Rencana Pembangunan Alquran Center di Riau

gomuslim.co.id- Pemerintah provinsi Riau berencana membangun gedung Alquran Center di komplek Bandar serai MTQ Pekanbaru pada 2019 mendatang. Rencana ini pun mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau.

Rencana tersebut merupakan wacana dari tim transisi yang mewakili rencana dan program Gubernur Riau terpilih, Syamsuar sebelumnya, yang sudah dikemukakan dan dibahas bersama pemprov Riau secara garis besar.

"Kita sangat setuju lahan purna MTQ dipakai untuk kemaslahatan umat. Purna MTQ itu memiliki nilai sejarah, karena pernah digunakan sebagai tempat pelaksanaan MTQ nasional dulunya," kata Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman, Rabu (7/11/2018).

Menurutnya, Alquran Center ini sangat penting bagi generasi muda untuk belajar memahami dan mendalami Alquran serta tafsir. Terlebih untuk menangkal adanya hal-hal negatif di kondisi saat ini, seperti narkoba, LGBT dan lainnya. "Ini bisa mengantisipasi berbagai macam hal negatif yang muncul saat ini bagi generasi muda kita," katanya.

Namun demikian, ia meminta Pemprov untukk melakukan penghapusan aset purna MTQ. Karena jika langsung dilakukan pembangunan tanpa penghapusan aset, maka akan terjadi kegandaan aset di sana nantinya, sementara fisiknya hanya satu.

"Pembangunan Alquran Center juga harus sekaligus dilakukan penghapusan aset, jangan sampai seperti dengan Ritos, mereka membangun tanpa prosedur bangunan, yang dikembangkan jangan dijadikan tempat biliar atau hotel," ujarnya.

 

Baca juga:

PTSP Kemenag Riau Terbanyak Beri Layanan Publik

 

Sebelumnya, Gubernur Riau terpilih, Syamsuar mengajukan satu kegiatan pada APBD 2019 mendatang yakni pembangunan Gedung Alquran Center. Alquran Center ini juga menjadi usulan tim transisi Gubernur Riau Terpilih kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) saat pembahasan dilakukan.

Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harrofi menyebut manfaat adanya Alquran Center ini gara bisa meningkatkan prestasi dari anak Riau untuk MTQ dan perlombaan Tilawatil Quran lainnya. "Ini saja kita belum ada Alquran Center cuma sudah bisa jadi peringkat enam Nasional, apalagi nanti kalau ada tempat pelatihan maka prestasi akan lebih bagus," ungkapnya. (njs/tribunriau/foto:bertuahpos)

 

Baca juga:

Kemenpar Dorong Pengembangan Wisata Halal Kota Pekanbaru


Back to Top