Kesiapan Lahan Masih Jadi Tantangan Pembangunan Embarkasi Haji di Yogyakarta

gomuslim.co.id - Secara prinsip Kementerian Agama telah memberi kesanggupan pembiayaan pembangunan embarkasi. Artinya, tinggal menunggu Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mempersiapkan lahan.

"Alhamdulillah Yogyakarta sudah memiliki gambaran untuk penyiapan lahan tersebut," ujar Kakanwil Kemenag DIY, Muhammad Lutfi Hamid, Rabu (07/11/2018).

Sebelumnya, Ketua Komisi D DPRD DIY, Koeswanto mengungkapkan lokasi embarkasi direncanakan berada di Dusun Krawu, Desa Poncosari, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul DIY.

Hal itu diungkapkan usai Rapat Embarkasi Haji bersama perwakilan Kemenag dan Pemda DIY di DPRD DIY, Selasa (06/11/2018) lalu. Kabarnya, Pemda DIY mempersiapkan lahan seluas 10 hektar.

 

Baca juga:

Kemenag Jawa Tengah Evaluasi Fasilitas Asrama Haji


“Lokasi itu milik Sri Sultan Hamengku Buwono X yang berstatus Sultan Ground. Setelah mendapat restu dari Sri Sultan, tanah akan dihibahkan kepada Kementerian Agama seumur hidup,” tutur Koeswanto.

Jika terlaksana, lanjut dia, lokasi embarkasi haji hanya berjarak waktu sekitar 15 menit dari New Yogyakarta International Airport (NYIA) yang tengah pula dibangun di Kabupaten Kulonprogo.

Bangunan embarkasi rencananya bisa menampung sekitar 3.000 jemaah calon haji. Kamar akan dibuat setara hotel bintang tiga yang dapat diukur dari sarana maupun prasarana yang tersedia.

Selain itu, embarkasi itu direncanakan tidak cuma menampung jemaah-jemaah calon haji yang berasal dari kloter-kloter DIY. Embarkasi akan pula menampung kloter kloter dari Jawa Tengah bagian selatan.

Selama ini, tiap tahun kloter-kloter DIY masih harus melalui embarkasi Solo. Untuk itu, rencana pembangunan embarkasi haji di DIY menjadi angin segar bagi calon-calon jemaah haji. Sebab, jika sudah terlaksana, mereka bisa langsung berangkat ke Tanah Suci tanpa harus ke embarkasi Solo. (nat/republika/dbs/foto:antara)

 

 


Back to Top