Mandiri Syariah Catatkan Transaksi E-Channel Sampai 60,95 Juta

gomuslim.co.id- Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) terus berupaya meningkatkan nilai transaksi di sektor layanan E-Channel. Hal demikian seiring dengan hasil transaksi E-Channel yang mencapa 60,95 juta transaksi pada kuartal III 2018.

Menurut Direktur Technology and Operation Mandiri Syariah, Achmad Syafii, dari transaksi E-Channel ini, sebagian besar transaksi masih didominasi dari transaksi yang bersumber dari ATM. Di antaranya dari ATM Mandiri Syariah, ATM Mandiri, maupun ATM Bersama dan Prima. “Kami akan berupaya meningkatkan transaksi mobile banking, bagi para nasabah Mandiri Syariah,” ujar Syafii baru-baru ini

Detail total 60,95 juta transaksi itu adalah ATM Mandiri Syariah dan Mandiri sebanyak 38,53 juta transaksi, ATM Bersama dan Prima sebesar 7,48 juta transaki. Lalu, mobile dan sms banking, 11,65 juta transaksi. Terakhir Net banking berjumlah 3,29 juta transaksi.

Shafii menjelaskan, jumlah jaringan Mandiri Syariah sendiri mencapai 848 cabang. Memiliki sebanyak 200.281jaringan ATM yang terdiri dari; 1.043 ATM Mandiri Syariah, 17.319 ATM Mandiri dan sisanya yang tergabung dalam ATM Bersama, Prima serta MEPS.

 

Baca juga:

Kuartal III-2018, Mandiri Syariah Catatkan Kenaikan Laba Bersih 67 Persen

 

Dari segi kartu, jelasnya, Mandiri Syariah memiliki kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dengan total sudah mencapai 182.533 pemegang kartu. Lalu untuk kartu regular sebanyak 2,11 juta pemegang kartu, dan 23.867  pemegang kartu Visa. Dari keselurhuan itu pemgang jartu ATM atau debit Mandiri Syariah sebanyak 2,31 juta.

Untuk memberikan kenyamanan dan keamaan dalam bertransaksi,“Mandiri Syariah akan terus meningkatkan jumlah proteksi kartu Mandiri Syariah agar lebih aman,” jelas Syafii.

Sementara dari segi pembiayaan mikro, Mandiri Syariah sudah mendapat angka 4,39 triliun dari total 6,73 persen total pembiayaan. Sedangkan untuk pembiayaan konsumer, dari program BSM Griya di angka 9,86 triliun, BSM Payroll Rp 5,78 triliun, dan BSM pensiun 4,52 triliun. (njs/sharianews/foto:metrotvnews)

 

Baca juga:

BSM Luncurkan Program Desa Berdaya Sejahtera Mandiri di Lampung


Back to Top