Malaysia Siap Gelar Halal Showcase Internasional ke-16 Tahun Depan

gomuslim.co.id – Banyak orang mungkin berpikir bahwa sertifikasi halal sebagian besar untuk industri makanan dan minuman, tetapi lebih dari itu.  Pasar halal global diproyeksikan bernilai US $ 3tril (RM12tril) pada 2022 dan akan melampaui pertumbuhan dunia lebih dari 1,6%.

Memanfaatkan angka ini, Malaysia External Trade Development Corporation (Matrade) akan mengorganisir event ke-16 Halal Showcase Internasional (Mihas) dari 3 hingga 6 April 2019 di Pusat Perdagangan dan Pameran Internasional Malaysia (Mitec), Kuala Lumpur.

Dijuluki sebagai pameran perdagangan halal terbesar di dunia, Mihas berfungsi sebagai platform bagi usaha kecil dan menengah (UKM) lokal untuk memamerkan merek halal mereka kepada khalayak bisnis global.

"Dari sudut pandang saya, Mihas seharusnya tidak dipandang murni sebagai sebuah peristiwa, melainkan sebuah pertunjukan Malaysia pada umumnya," kata chief executive Officer Matrade, Dr Mohd Shahreen Zainooreen Madros, seperti dilansir dari publikasi HalalFocus, Rabu, (12/05/2018).

Kata Shahreen, event ini juga merupakan program industri halal dan Malaysia sebagai negara Muslim yang progresif, memiliki banyak hal yang ditawarkan.

Sebagai seorang pelopor dalam industri halal, Shahreen menambahkan bahwa Malaysia memiliki kapasitas dan keunggulan kompetitif di lapangan.

 

Baca juga:

MIHAS 2018 Jadi Pameran Produk Halal Kelas Internasional Terbesar di Malaysia

 

“Kami memelopori industri halal begitu lama, dan kami telah mengembangkan ekosistem yang matang; sebagian besar tentang minuman dan makanan. Ke depan, kita tidak bisa melihat Mihas dan industri halal hanya sebatas Food and bevarages; Gaya hidup Muslim halal adalah konsep yang jauh lebih luas yang meliputi keuangan, kosmetik, farmasi, pariwisata dan banyak lagi,” jelasnya.

Menariknya, Shahreen mencatat bahwa pembeli terbesar produk halal belum tentu berasal dari negara-negara Muslim.

"China secara mengejutkan adalah pengambil besar pada produk halal, ini karena sertifikasi halal tidak lagi terlihat dalam konteks agama tetapi dilihat sebagai penanda kualitas," tambahnya.

Shahreen mengatakan produk yang membawa sertifikasi halal oleh Departemen Pembangunan Islam (Jakim) sangat dihargai, dan ini membantu memperkuat branding Malaysia di luar negeri. Untuk Mihas 2018, Mihas telah terbukti berhasil dengan menghasilkan lebih dari RM1.52bil dalam penjualan dengan peningkatan 50,49% dari Mihas 2017.

"Mihas menyediakan platform yang kondusif bagi perusahaan Malaysia untuk menemukan peluang global di kenyamanan negara asal mereka sendiri sementara pada saat yang sama, belajar tentang industri dari rekan-rekan internasional mereka,” katanya.

Selain pameran dagang, akan ada program dan acara lain yang diadakan bersamaan dengan pameran, termasuk Matrade Trade Talk, Konferensi Keuangan Perdagangan Halal, dan MyPitch @ Mihas. Mihas 2018 telah menarik lebih dari 778 peserta pameran dari 32 negara dan 21.000 pengunjung di seluruh dunia. (fau/halalfocus/dbs/foto: ilustrasi)

 

Baca juga:

Angkat Isu Kesejahteraan Umat, Forum Zakat Dunia Siap Gelar Konferensi di Malaysia


Back to Top