Mulai 2019, Pesan Tiket Masuk Gunung Akan Dijual Online

gomuslim.co.id - Untuk mempermudah masyarakat yang berencana untuk mendaki gunung yang berada di perbatasan Banyuwangi dan Bondowoso, mulai 2019, masyarakat sudah bisa membeli tiket masuk Gunung Ijen secara online. Penjualan tiket secara online.

Kepala BKSDA Wilayah V Jawa Timur, Sumpena mengatakan penjualan tiket online tersebut juga untuk memantau jumlah pendaki gunung Ijen agar tidak melebihi daya dukung kawasan.

"Yang pasti jumlahnya di bawah seribu pendaki per hari, untuk berapa detailnya dalam kajian. Tapi untuk pembelian tiket online sudah bisa dilakukan mulai 2019 melalui agen perjalanan online," tutur Sumpena, Senin (04/12/2018).

Pihaknya berharap, dengan dibukanya tiket masuk secara online, pendaki bisa mengatur jadwal pendakian jauh-jauh hari sehingga lebih terencana. Namun, untuk uji coba, akan disediakan tiket manual di Paltuding yang jumlahnya tidak lebih dari 100 orang sebagai antisipasi pengunjung dari jauh yang belum mengetahui aturan baru.

 

Baca juga:

Gunung Ijen Terpilih Jadi Lokasi Indonesia Writers Festival 2018

 

"Ini sama seperti tiket kereta. Jika hari ini sudah habis ya harus pesan tiket di hari lain. Selain itu pendaki lebih serius mempersiapkan pendakian, bukan datang lalu tiba-tiba memutuskan naik. Itu bahaya," tuturnya mengimbau.

Tak hanya itu, mulai tahun 2019 juga diperlakukan penutupan pendakian gunung Ijen setiap hari Jumat di minggu pertama. Penutupan pendakian itu dilakukan untuk memberikan kesempatan alam agar beristirahat.

“Saat penutupan pendakian gunung Ijen sebulan sekali juga bisa dimanfaatkan oleh komunitas atau masyarakat untuk bersih-bersih Gunung Ijen dan melakukan aktivitas lain yang berkaitan dengan lingkungan,” tandasnya.

Dia juga menjelaskan penutupan pendakian Ijen hanya satu hari setiap bulan karena alam juga butuh jeda. Butuh istirahat karena setiap malam ratusan pendaki yang naik apalagi saat musim libur bisa 2 ribu orang lebih.

“Tapi aturan tersebut baru diterapkan pada tahun 2019 nanti,” pungkasnya. (nat/kompas/dbs/foto:kastara)


Back to Top