Hunian Nyaman Terpadu ACT di Tasikmalaya Capai 65 Persen

gomuslim.co.id - Proses pembangunan Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS) ACT di Tasikmalaya hingga Rabu (5/12), sudah mencapai 65 persen. Sejak dimulai pembangunannya pada Selasa (20/11) lalu, bentuk kompleks hunian untuk korban banjir bandang dan tanah longsor ini mulai terlihat.

Atap biru, tembok putih dan pintu bercat hijau sudah selesai pengerjaan beberapa unit. Sedangkan beberapa unit lainnya masih dalam proses pembangunan yang telah terlihat kerangka bangunannya.

Koordinator Posko ACT Bencana Tasikmalaya, Rosmana mengatakan pembangunan ICS ini akan memakan waktu 2 pekan sampai 1 bulan sejak pertama kali dikerjakan. Dalam jangka waktu tersebut, Rosmana dan timnya menargetkan bisa merampungkan 62 lokal tempat tinggal, 1 musala, 1 unit dapur umum, dan 10 unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

“Saat ini pembangunan sudah memakan waktu dua pekan, dan akan terus dikebut pembangunannya,” jelasnya, Rabu (5/12).

 

Baca juga:

ACT Kembali Bangun Hunian Terpadu untuk Warga Donggala


Hunian sementara yang dibangun di tanah lapang di Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya ini dibangun berbahan dasar kayu. Sedangkan untuk atap yang digunakan terbuat dari bahan yang ramah lingkungan karena tidak mengandung fiber berbahan kimia. “Saat ini pengerjaan baru 65%, sambil menunggu atap gogreen yang sedang dalam proses pengiriman,” kata Rosmana.

Walau atap ramah lingkungan masih dalam proses pengiriman, pembangunan tetap terus berlanjut. Dikerjakan oleh setidaknya 32 orang, hunian di area bumi perkemahan kampung Cibinong ini dikebut. Ketika malam hari datang pun pengerjaan terus dilakukan. “Kalau malam juga kami kerjakan, 10-15 orang yang bekerja pada malam hari demi segera selesainya hunian untuk saudara kita yang terkena bencana di Tasikmalaya ini,” pungkasnya. (njs/act) 

 

Baca juga:

ACT Bangun Family Shelter untuk Korban Gempa Lombok di Dusun Sambik Jengkel 


Back to Top