Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan ke Sektor Infrastruktur Rp7,47 Triliun

gomuslim.co.id – Perbankan syariah turut andil dalam pembiayaan infrastruktur pemerintah. Salah satunya seperti PT Bank Syariah Mandiri atau Mandiri Syariah. Sampai September 2018, tercatat penyaluran pembiayaan anak usaha PT Bank Mandiri ke sektor ini telah mencapai Rp7,47 triliun.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Syariah Achmad Reza mengatakan capaian pembiayaan ini juga diikuti dengan non performing financing (NPF) sebesar 0 persen. "Mandiri Syariah masuk pada proyek-proyek pemerintah yang dikelola oleh BUMN," ujarnya, Kamis (13/12/2018).

Ia menambahkan, perusahaan akan terus menggenjot pendanaan ke sektor infrastruktur mulai tahun depan. Hal ini sesuai dengan rencana menuju prinsip sustainable finance atau pembiayaan berkelanjutan.

Berdasarkan situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sustainability finance atau keuangan berkelanjutan disebutkan aturan tentang bank umum kelompok usaha (BUKU) III dan IV wajib menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan mulai dari 2019. Setahun kemudian, atau 2020, giliran BUKU I dan II.

Bank Mandiri Syariah optimistis tahun depan dapat kembali membukukan penyaluran pendanaan sebesar dua digit. Sepanjang 2018, hingga Oktober, fungsi intermediasi anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. ini naik 13,1% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Ro65,9 triliun.

 

Baca juga:

Sambut Tahun Baru 2019, Bank Mandiri Syariah Siap Terapkan Sustainable Finance

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko dan Kepatuhan Bank Syariah Mandiri Putu Rahwidhiyasa mengatakan bahwa target pembiayaan bisa dicapai sembari menjaga laba perusahaan. Meskipun tahun depan dampak kenaikan suku bunga acuan bank sentral masih terasa, menurutnya bank syariah terbilang diuntungkan karena memiliki skema bagi hasil.

“Kami kan bagi hasil kepada nasabah sesuai dengan pendapatan bank, dari sisi itu tidak terlalu berpengaruh,” kata Putu.

Untuk diketahui, sampai Oktober 2018 pendapatan setelah distribusi bagi hasil BSM naik 7,5 persen yoy menjadi Rp4,3 triliun. Laba bersih setelah pajak tumbuh 70,1 persen yoy menjadi Rp492,5 miliar. (njs/bisnis/foto:ilustrasiinfrastruktur)

 

Baca juga:

Bank Syariah Mandiri Sabet Empat Penghargaan pada IRBA ke-4 Dubai

 


Back to Top