Waketum MUI: Perda Bandung Terkait Larangan Mushola di Basement Dapat Ditiru Semua Daerah

gomuslim.co.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi Peraturan Daerah (Perda) Bandung yang memerintahkan agar gedung-gedung dan pusat perbelanjaan (mall) menyediakan mushola yang layak.

Wakil Ketua Umum MUI, Yunahar Ilyas, mengatakan MUI sangat mendukung Perda yang dikeluarkan Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung terkait aturan mushola yang tidak boleh ditempatkan di basement gedung. Menurutnya, sudah semestinya masjid atau mushola ditempatkan di tempat yang pantas dan nyaman. 

“Masjid Pasaraya Blok M di Jakarta Selatan bisa menjadi contoh bagi pusat perbelanjaan lainnya,” ujarnya, Rabu (02/01/2019).

Pihaknya berharap kota-kota besar lain bisa menyusul mengeluarkan perda yang sama. Perda serupa bisa saja diterapkan pemerintah daerah lainnya selama ada niat yang baik, kemauan, dan keikhlasan. 

 

Baca juga:

Peraturan Tempat Ibadah Layak di Mal Jadi Perhatian

 

Bahkan, ia tidak melihat ada kendala jika daerah lain ingin menerapkan aturan semacam ini.  Kendati begitu, Yunahar mengungkapkan belum ada imbauan secara resmi dari MUI agar daerah lainnya mengeluarkan Perda terkait mushola di gedung atau mall seperti yang diterapkan Pemkot Bandung. 

Dengan keberadaan mushola yang layak di mall atau gedung, ia mengatakan pengunjung dan pelanggan Muslim bisa berlama-lama di dalamnya dan tidak harus pergi ke tempat lain untuk mendirikan sholat. Bagi pengelola gedung sendiri, mereka diuntungkan karena semakin banyak pengunjung yang betah berada di mall untuk berbelanja. 

Zainut Tauhid Sa'adi yang juga merupakan Wakil Ketua Umum MUI mengungkapkan hal serupa. Dikatakan Zainut, lembaga ini juga mendukung jika di daerah lain bisa menerapkan perda yang sama. Akan tetapi, menurutnya, tidak semua daerah bisa menerapkan aturan serupa. 

“Perda semacam itu bisa diterapkan khususnya bagi daerah yang penduduknya mayoritas beragama Islam. Sebelumnya, Pemerintah Kota Bandung baru saja mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang gedung dan bangunan,” ungkapnya.

Salah satu poinnya ialah mewajibkan bangunan atau gedung untuk menyediakan tempat ibadah yang layak. Dalam perda itu disebutkan tempat ibadah seperti mushola yang disediakan pemilik gedung atau perkantoran, tidak boleh berada di basement.

“Basement ini umumnya digunakan sebagai tempat parkir kendaraan pengunjung mall atau gedung,” tukas dia. (nat/rep/dbs/foto:ist)

 


Back to Top