Arab Saudi Gunakan Energi Nuklir untuk Produksi Listrik

gomuslim.co.id - Menteri Energi, Industri, dan Sumber Daya Mineral, Khalid Al-Falih menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa pada dalam beberapa saat ke depan, Arab Saudi telah menggunakan energi nuklir untuk memproduksi listrik.
 
Ia mengatakan, tujuan Visi Arab Saudi pada 2030 yaitu penggunaan energi nuklir secara menyuluruh ke semua kalangan masyarakat, yang akan digunakan secara beraturan dan merata, terutama pada pembangkit listrik dan penggunaan medis.
 
“Kami akan mulai menggunakan energi nuklir dalam pembangkit listrik di Arab Saudi melalui pembangunan dua reaktor nuklir pada dekade berikutnya,” ujar Al Falih.
 
Selama kunjungannya ke Pabrik Energi Nuklir Barakah di wilayah Dhafra di Emirat Abu Dhabi, Ia mengaku kepemimpinannya dalam delegasi Saudi,  turut andil berpartisipasi dalam pekan keberlanjutan energi nuklir di tempat tersebut.
 
 
Baca juga:
 
 
Menurut Al Falih, Arab Saudi sangat terampil di sektor nuklir. Selain itu, Kota Abu Dhabi ini juga berkomitmen untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuannya di bidang nuklir, sehingga terciptanya pengembangan secara signifikan dari Pabrik Barakah.
 
“Keberhasilan yang dicapai di Pabrik Energi Nuklir Barakah memperkuat keyakinan kami pada kemampuan pabrik bisa sekaligus membangun dua reaktor nuklir di Arab Saudi. Kami percaya ada potensi kolaborasi antara UEA dan Arab Saudi dalam masalah regulasi, operasional, dan keamanan.” Ucap Al Falih dengan kagum.
 
Sementara itu, selama berkeliling di Pabrik Barakah, Al Falih dan delegasi yang menyertainya, diberikan pengarahan tentang perkembangan terbaru pabrik serta kegiatan dalam kesiapan operasional yang sedang berlangsung.
 
Kata Al Falih, pengarahan itu juga menyoroti upaya Emirates Nuclear Energy Corporation untuk terlibat dengan perusahaan lokal dalam rangka mengembangkan rantai pasokan energi nuklir lokal serta komponen utama dalam mengembangkan program energi nuklir yang berkelanjutan. 
 
Setelah beroperasi, keempat unit pabrik akan menyediakan sekitar 25 persen dari kebutuhan listrik UEA sambil mencegah pelepasan 21 juta ton emisi karbon setiap tahun, setara dengan mengeluarkan 3,2 juta mobil dari jalan-jalan negara. (hmz/saudigazette/foto:cnn)
 
 
Baca juga:

Back to Top