IMS Bersama MTT Gelar Hapus Tato untuk Masyarakat Hijrah Bekasi

gomuslim.co.id Islamic Medical Service (IMS) bersama Majelis Talim Telkomsel (MTT) Bekasi mengadakan program Hapus Tato Gratis untuk Sahabat Hijrah Bekasi, di Ruang Muzdalifah 4, Islamic Center Bekasi, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kota Bekasi, pada Ahad (20/1/2018).

Kegiatan sosial tersebut banyak diminati masyrakat Bekasi yang ingin memulai Hijrahnya dengan menghapus tato yang sudah melekat di tubuhnya. Antusiasme Sahabat Hijrah Bekasi dapat dilihat dari banyaknya peserta yang menginginkan gambar ditubuhnya dihapus.

Direktur IMS, Imron Faizin mengatakan, sesuai data yang dimiliki, program hapus tato ini sangat banyak diminati masyarakat yang ingin berhijrah.  Bahkan katanya, sahabat hijrah menginginkan program hapus tato dilaksanakan lebih sering dan di setiap di Indonesia.

“Kita kan memiliki media sosial, nah setiap kita adakan agenda hapus tato, banyak masyarakat yang komen, meminta hapus tato di wilayahnya. Dan jika di lihat, hampir seluruh wilayah Indonesia meminta demikian,” ungkapnya.

Ia menyatakan, akan terus berusaha membantu sahabat hijrah. Di Kota Bekasi menurutnya, adalah kali pertama dilakukan kegiatan hapus tato, walau demikian, peminat hapus tato yang mendaftar mencapai lebih dari 800 orang, namun, kuotanya terbatas.

“Insya Allah, kita akan terus berusaha berada di setiap wilayah untuk lakukan kegiatan sosial ini. Dan kita akan berusahan lebih sering melaksanakan agenda ini. Kita minta doanya agar kita bisa berkembang dan meluaskan jaringan sehingga seluruh Sahabat Hijrah tanpa terkecuali dapat menghapus gambar yang berada di tubuhnya,” jelasnya dengan berharap.

Sementara itu, Febri (29) warga bulak perwira, kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi ini memiliki beberapa tato di bagian tubuhnya. Ia mengatakan, dahulu tato yang meningkatkan kepercayaan dirinya, akan tetapi setelah beberapa tahun terakhir, dirinya mulai meninggalkan pergaulan yang ia sebut masa kelam.

“Insya Allah, saya mulai mendalami agama islam, dan saat saya mendalami ilmu agama, disitu saya mulai merasa risih dengan tato yang berada di tubuh saya. Saya semakin merasa menyesal dengan keberadaan tato ini, karena saya mulai berfikir ternyata mereka memandang saya dengan negatif, sayapun merasa wudhu saya, shalat saya belum di terima. Selain itu, selama saya melamar kerja di perusahan, selalu tidak lolos di bagian kesehatan, ya ALLAH saya merasa menyesal,” ungkap febri dengan penyesalan.

Ia mengaku bahagia dengan adanya program hapus tato yang di selenggarakan IMS, karena katanya program tersebut membuat dirinya jauh lebih baik dan lebih percaya diri dengan terus istiqomah kepada jalan yang Allah Ridhoi. (hmz/foto:syahid-IMS)

Baca juga:

Jadi Mualaf dan Berhijab, Ini Penampilan Terbaru Ratu Wushu Indonesia Lindswell Kwok


Back to Top