Gunakan Metode Hipnotis, Puluhan Jamaah Ikuti Seminar Hafalan Alquran Dompet Dhuafa  

gomuslim.co.id – Sebanyak 85 orang jamaah dewasa turut mengikuti Seminar Hypnotahfizh yang digagas Dompet Dhuafa Pendidikan (DD Pendidikan). Kegiatan yang bertujuan mengajarkan strategi mudah menghafal Alquran melalui metode hypnosis ini  berlangsung di aula Al-Insan milik DD Pendidikan beberapa waktu lalu.

Pendiri Trainer Hypnotahfizh Academy, Ustaz Fahrur Razi menjadi pembicara utama dalam seminar tersebut. Dalam pemaparannya, pakar Hypnotahfizh ini memotivasi para peserta untuk memiliki tujuan yang jelas dan mengubah mindset bahwa menghafal Alquran itu mudah.

“Hypnotahfizh meningkatkan kesadaran pada faktor kritis pikiran bawah sadar untuk menerima sugesti. Karena itulah otak dapat dengan mudah menghafal ayat-ayat suci Alquran,” ujarnya dalam keterangan tulis, Senin (21/1/2019).

Lebih lanjut, Fahrur Razi mengatakan Hypnotahfizh adalah teknik menghafal dengan menggunakan Gelombang Alpha dan Tetha yang merupakan penyimpanan tetap di pikiran bawah sadar kita.

Kondisi ini membuat kecerdasan lebih kuat 800 persen atau 8 kali lipat dari pikiran sadar. "Tugas kita sbagai insan Allah memantaskan diri dan itu bisa dilakukan beberapa cara salah satunya dengan banyak bersyukur ketika mendapatkan kesulitan dan bersabar ketika mendapatkan kemudahan,” paparnya.

 

Baca juga:

Gerakkan Anak Muda Gemar Baca Alquran, AQC Luncurkan Program 'Auliya Bertadarus'

 

Selanjutnya, Ustaz Fahrur pun mempraktikkan bagaimana cara melakukan hipnosis tersebut. "Tanamkan dalam pikiran, ‘Semakin saya baca semakin mudah saya hafal,  saya bisa,  saya Hafiz Quran’. Jangan lupa selalu pikirkan untuk apa kita menghafal Alquran, untuk siapa kita menghafal Alquran," ucapnya.

Kaitannya dengan menghafal Quran, DD Pendidikan sendiri telah mendirikan sekolah khusus untuk menjadi Hafiz, Ekselensia Tahfizh School (eTahfizh) namanya. Sekolah setara SMA tersebut diperuntukkan bagi mereka yang memiliki keterbatasan finansial namun berprestasi dan bersemangat tinggi.

Santri angkatan pertama eTahfizh, Ihsan Taqiyudin berkesempatan tampil membacakan tilawah Quran sebagai pembuka acara di kedua hari tersebut. Saat ini eTahfizh juga sedang melakukan seleksi untuk santri baru  angkatan kedua.

Acara ini sendiri digelar dua hari dengan dua jenis peserta yang berbeda yakni anak dan dewasa. Para peserta pun merespon positif adanya seminar ini. Mereka termotivasi untuk terus menghafal Alquran dan menjadi hafiz. “Kegiatan ini sekaligus menjawab anggapan banyak orang bahwa menghafal Alquran adalah proses yang sulit. Nyatanya tidak,” tutupnya. (njs/rls/foto:tribunjabar) 

 

Baca juga:

Pimpinan Dayah Mini Aceh Minta Pemerintah Galakkan Baca Tulis Arab Melayu


Back to Top