Yayasan Santri Preneur Bangun Wawasan Santri Aceh di Bidang TIK

gomuslim.co.id – Yayasan Santri Preneur Yogyakarta sambangi Pesantren Darul Muta’alimin Tanah Merah, Aceh Singkil, untuk mensosialisakan pengembangan usaha di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Ketua Majelis Pesantren Indonesia, Ahmad Sugeng Utomo mengatakan, penggunaan TIK dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi masyarakat, jika digunakan dengan bijak dan cerdas. Oleh karena itu, dengan diadakannya kegiatan sosialisasi TIK ini, bertujuan untuk membangun sebuah gagasan dan pola pikir yang cerdas agar bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat.

“Kami hanya ingin para santri jauh lebih maju melesat di bidang TIK. Karena dengan berkembangkan bidang TIK dapat membangun perekonomian masyarakat. Serta akreditasi kualitas pendidikan dapat dijamin,” ungkap Ahmad Sugeng, pada selasa (23/1/2019).

Ia berharap, sosialisasi tersebut dapat memacu santri dan masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan TIK dengan bijak, selain itu, harapnya, santri dan masyarakat dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kualitas hidup untuk menjadi lebih berkembang.

 

Baca juga:

Jusuf Kalla: Pesantren Harus Bekali Santri dengan Keterampilan Ekonomi


Sementara itu, Bupati Aceh Sangkil melalui Diskominfo, Ahmad Rivai, mengapresiasi sosialisasi yang diselenggarakan Yayasan Santri Preneur kepada Warga Pesantren Darul Muta’alamin. Katanya, dengan adanya sosialisasi TIK tesebut, wawasan para santri dapat menjadi pioneer dalam pembangunan informasi teknologi, dan dapat digunakan dengan bijak tanpa menyebarkan informasi hoax.

“Saya apresiasi kegiatan ini. Shaya ucapkan terimakasih kepadada yayasan Santri Preneur yang telah memberikan banyak wawansa kepada pra santri. Harapan saya agar para santri dapat menjadi pioneer informasi teknologi yang lebih bijaksana,” tungkasnya.

Untuk diketahui, Yayasan Santripreneur dibawah pertanggung jawaban Ahmad Sirodjudin, yayasan ini bergerak dibidang kewirausahaan pemanfaatan TIK secara Online, Offline didaerah  Terluar Tertinggal dan Termiskin (3T). (hmz/antara/dbs/foto:warta)

 

Baca juga:

Ponpes Salafi Assogiri Berdayakan Anak Putus Sekolah dengan Belajar Gratis


Back to Top