BNI Syariah-IKAHI Jalin Sinergi Terkait Layanan Virtual Account 

gomuslim.co.id – BNI Syariah terus memperluas ekspansi bisnis pada tahun 2019. Salah satunya dengan memfasilitasi Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) terkait virtual account. Perjanjian Kerjasama kedua lembaga berlangsung di gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta beberapa waktu lalu.

SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi bersama Ketua Umum Pengurus Pusat IKAHI, Suhadi dan Sekretaris Umum Pengurus Pusat IKAHI, Kadar Slamet menandatangani Perjanjian Kerjasama kedua lembaga tersebut.

Dengan adanya kerjasama ini, maka aktivitas keuangan Ikatan Hakim Indonesia yang memiliki lebih dari 7.000 hakim anggota di seluruh Indonesia dapat terpantau dengan baik menggunakan kode yang tertera dalam setiap transaksi transfer melalui rekening BNI Syariah.

Selain itu, virtual account juga dapat meningkatkan transparansi keuangan secara prudent dan aman pada setiap transaksinya. Kerjasama ini melanjutkan sinergi BNI Syariah dengan Mahkamah Agung yang telah berjalan diantaranya payroll gaji, fasilitas e-collection untuk biaya perkara kasasi, kerjasama co-branding BNI IB Hasanah Card, dan pembayaran biaya perkara untuk 30 pengadilan tingkat pertama di tiga lingkungan peradilan.

Iwan Abdi dalam sambutannnya menyambut positif kerjasama BNI Syariah  dengan IKAHI tersebut. Sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah bersinergi dengan berbagai pihak dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankan yang Hasanah dan sesuai dengan prinsip syariah, termasuk layanan virtual account.

“Kami berharap layanan ini dapat  memudahkan kontrol pengelolaan keuangan seluruh anggota IKAHI, misalnya dalam hal transfer iuran, pihak keuangan akan mudah merecord berdasarkan kode virtual account tersebut,” ujarnya.

 

Baca juga:

BNI Syariah Dukung Gelaran Islamic Nexgen Fest 2019

 

Iwan menjelaskan, dengan layanan ini maka dari sisi anggota IKAHI, transfer dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun melalui e-banking (sms banking, mobile banking, internet banking dan ATM) yang terintegrasi dengan teknologi BNI Induk, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada penegak hukum dengan sistem pembayaran yang transparan dan akuntabel.

Menurut Iwan, penandatanganan PKS dengan IKAHI merupakan salah satu langkah strategis BNI Syariah dalam rangka meningkatkan porsi dana murah dimana target DPK tahun ini tumbuh sebesar kurang lebih 16% dari tahun sebelumnya. Saat ini tercatat lebih dari 600 institusi telah menggunakan fasilitas virtual account BNI Syariah yang juga terintegrasi dengan teknologi BNI Induk.

Sementara itu, sambutan positif disampaikan Suhadi. Ia menjelaskan dengan adanya virtual account ini maka pengelolaan keuangan di Ikatan Hakim Indonesia perlahan mulai digital dengan mengutamakan transparansi dan akuntabel.

“Sehingga hal ini sejalan dengan upaya kami sebagai penegak hukum di Indonesia untuk senantiasa mengedepankan keterbukaan informasi bagi masyarakat. Semoga kerjasama ini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ungkapnya. (njs/rls/swa)

 

Baca juga:

Dukung Industri Produk Halal, BNI Syariah Gulirkan Rp 1,2 Triliun Selama 2018


Back to Top