Ini Upaya Masjid di Las Vegas Bersihkan Lingkungan Kriminal

gomuslim.co.id - Upaya Masjid Las Vegas untuk membersihkan lingkungan yang penuh kejahatan membuahkan hasil setelah kerja keras selama satu dekade. Daerah yang sebelumnya dipenuhi anggota geng dan pengguna narkoba perlahan mulai berkurang.

Masjid ini pertama kali dibuka pada tahun 1986 ketika Las Vegas tidak lagi dikenal karena bisnis hiburannya. Imam, Masjid As-Sabur, Fateen Seifullah mengatakan pihaknya mencoba mengubah keadaan di daerah itu. Masjid mulai membeli beberapa properti di sekitarnya dan menyewakannya kepada keluarga yang membutuhkan untuk membangun "Desa Muslim".

“Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah selama orang lain memilikinya, mereka dapat menyewakan kepada siapa pun yang mereka inginkan. Butuh waktu untuk memindahkan mereka jika mereka adalah pengedar narkoba, pengguna narkoba atau anggota geng,” kata Seifullah seperti dilansir dari publikasi aboutislam, Senin (11/2/2019).

Saat ini, pihaknya sudah memiliki empat bangunan, yang putih dan hijau. Terlepas dari namanya (kampung muslim), properti ini tidak hanya untuk penduduk Muslim saja. “Jadi, kami memiliki senior dan mahasiswa dan terutama perempuan yang tinggal di daerah ini,” kata Seifullah.

Kerja sama

Dalam prakteknya, Seifullah mengaku menghadapi tantangan, terutama dari sisi keuangan untuk membeli lebih banyak properti. Ia pun mulai menjalin hubungan baik dengan tuan tanah.

 

Baca juga:

Setiap Bulan di Musim Dingin, Badan Amal Muslim di New York Ini Sediakan Makanan Gratis 

 

Ia menyebut pihak Masjid telah merenovasi empat bangunan di daerah tersebut meskipun mereka belum memilikinya. Seiring proses pembelian properti, masjid berencana untuk membangun tiga rumah kota.

Kota Las Vegas sendiri telah menetapkan area di sekitar masjid sebagai zona bebas “kejahatan dan narkoba”. "Hadiahnya adalah kami menyediakan beberapa layanan," kata Seifullah.

Untuk diketahui, menurut pusat penelitian Pew Research, populasi muslim di Amerika sendiri tercatat 1 persen dari 322 juta penduduk. Islamberg adalah komunitas Muslim lain di pedesaan New York, yang didirikan oleh ulama Sufi Pakistan Mubarak Ali Gilani pada 1980-an. Saat ini, ada sekitar 200 penduduk.

Komunitas itu dimaksudkan sebagai komune yang terdiri dari sebagian besar Muslim Afrika-Amerika yang melarikan diri dari kekerasan di dalam Kota New York. (njs/aboutislam)

 

Baca juga:

Komunitas Dokter Muslim Toledo AS Buka Klinik Gratis untuk Warga Dhuafa


Back to Top