Daftar Tunggu Peserta  Ibadah Haji Capai 4 juta, Kemenag Terus Tingkatkan Pelayanan

gomuslim.co.id - Kementerian Agama (Kemenag) menyebut saat ini daftar tunggu ibadah haji mencapai 4 juta. Kasubdit Haji dan Umrah Kemenag, M Noer Alya Fitra mengatakan pihaknya terus berinovasi dalam menyelenggarakan ibadah haji pada tahun ini. Langkah ini diperlukan untuk meningkatkan kepuasaan pelayanan jamaah haji Indonesia.

“Orang yang menunggu saat ini sudah empat juta, artinya satu orang ada masalah maka ada empat juta masalah belum lagi permasalahan lainnya. Kami terus berinovasi pelayanan terkait hal seperti itu. Kami tidak ada penambahan kuota haji (221 ribu), regulasi tetap siapa yang berangkat duluan adalah yang terdaftar duluan,” ujarnya saat acara Tantangan dan Peluang Penyelenggara Haji dan Umrah 2019 di Puri Denpasar Hotel. 

 

Baca juga:

Calon Jemaah Haji Tunggu Keppres untuk Lunasi BPIH 2019

 

Ia mengakui, tantangan penyelenggaraan ibadah haji tidak mudah. Meski dalam tiga tahun terakhir Kemenag mendapatkan Indeks Kepuasaan Jamaah dalam kategori memuaskan.

“Semua orang ingin mengetahui informasi haji, jadi ibadah ini menjadi perhatian. Ketika biaya haji ditetapkan sama dengan tahun lalu maka kita dituntut harus mampu memberikan layanan, paling tidak sama dengan tahun lalu. Sebisa mungkin ditingkatkan, tentu tantangannya berat,” ungkapnya.

Soal ibadah umrah, ia juga melakukan terobosan. Mengingat jumlah jamaah umrah setiap tahunnya mengalami peningkatan. Data terakhir mencapai satu juta jamaah umrah.

“Umrah sebuah bisnis walaupun UU kategori nirlaba sehingga karena seluruhnya diselenggarakan oleh pihak swasta maka tuntunan pemerintah ke swasta maka harus meningkatkan layanan semaksimal mungkin. Tantangan jumlah umrah setiap tahun meningkat, tahun lalu 1.050.000 tidak ada 12 bulan jadi sudah tembus sejuta artinya menjadi tantangan bagaimana merangsang animo masyarakat melakukan wisata religi ke Arab Saudi,” ungkapnya. (nvi/ihram/dbs)

 

Baca juga:

Kemenag Percepat Distribusi Buku Manasik untuk Jemaah Haji 2019


Back to Top