Hijaber Alumni Harvard Ini Akan Luncurkan Buku Tentang Cara Atasi Islamofobia

gomuslim.co.id - Kota Mississauga di Ontario Kanada akan menjadi tuan rumah peluncuran buku baru berjudul 'To Be a Muslim' pada 2 Maret 2019 mendatang. Buku ini bertujuan untuk menyoroti kebanggaan Muslim, dan cara mengatasi Islamophobia di AS.

Dilansir dari publikasi Muslim Links, Rabu (20/2/2019), Penulis Buku Muslim Amerika, Zainab Merchant juga menyajikan kenang-kenangan tentang banyak kontribusi yang telah diberikan Muslim kepada peradaban. Mulai dari sains hingga inovasi dan kemajuan pendidikan.

Dalam buku terbarunya, Merchant menyajikan ruang lingkupnya sendiri tentang berurusan dengan Islamofobia di Amerika Utara. Hal tersebut berdasarkan pengalaman pribadinya ketika dipilih untuk pencarian yang berlebihan dan perawatan yang tidak manusiawi oleh Transport Security Administration (TSA) dan petugas perbatasan AS setiap kali dia bertemu mereka.

Menurut American Civil Liberties Union (ACLU), insiden memalukan ini sering terjadi ketika Merchant melakukan perjalanan kembali ke AS setelah mengunjungi keluarganya di Kanada. Pada bulan Agustus 2018,  ACLU mengajukan pengaduan resmi  dengan Departemen Keamanan Dalam Negeri menuntut jawaban dan solusi untuk masalah Merchant.

Insiden diskriminatif yang dihadapi oleh Merchant mungkin terkait dengan larangan perjalanan terkenal yang diberlakukan oleh presiden Amerika Donald Trump yang melarang pelancong dari tujuh negara Muslim di samping dua negara non-Muslim memasuki AS.

Muslim Amerika melihat meningkatnya Islamofobia sebagai hambatan utama bagi kehidupan sehari-hari mereka.

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), kelompok hak-hak sipil Muslim dan advokasi terkemuka, mengatakan bahwa insiden diskriminasi anti-Muslim dan kejahatan rasial meningkat pada kuartal ketiga 2018 masing-masing sebesar 83 dan 21 persen, dibandingkan dengan kuartal pertama.

 

Baca juga:

Sekolah Islam Calgary Kanada Atasi Islamophobia Lewat Pemetasan Teater

 

Selama 2018, CAIR mendokumentasikan lebih dari 1.000 laporan potensi insiden bias. Jumlahnya termasuk situasi yang melibatkan berbagai lembaga pemerintah.

Merchant sendiri adalah mahasiswa pascasarjana Harvard bidang Jurnalisme dan Keamanan Internasional. Dia menjalankan situs komentar politik, ZR Studios. Penulis merupakan penduduk asli Florida sekaligus pemenang penghargaan, jurnalis, wirausaha.

Ia juga merupakan CEO startup media animasi Chipakly yang berupaya mempromosikan keadilan dan perdamaian global melalui animasi digital.

Selain itu, dia adalah penulis Pena Putri Siyana, yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Prancis. Dia saat ini bekerja pada dua publikasi: 'Doa Kekuatan Super' dan 'Manusia Binokular', di samping novel di cakrawala. (njs/muslimlink/aboutislam)

 

Baca juga:

Galang Dana Kemanusiaan, Film American Sharia Bakal Tur ke 10 Kota di Inggris Pekan Ini


Back to Top