#gomuslimGoestoHalalTripTaiwan

Formasi 300 Drone Pukau Pengunjung di Penutupan Festival Lampion Taiwan 2019

gomuslim.co.id – Penutupan Festival Lampion Taiwan 2019 berlangsung sangat megah dan meriah. Ratusan ribu pengunjung dari penduduk lokal dan wisatawan mancanegara memadati area berlangsungnya acara di Teluk Dapeng, Pen Bay, Kota Donggang, Distrik Pingtung, Minggu (3/3/2019) malam.

gomuslim berkesempatan melihat langsung meriahnya acara kebanggaan masyarakat Taiwan yang sudah berlangsung sejak tahun 1990 ini berkat undangan Taiwan Tourism Bureau (TTB). Dari pantauan di lokasi, ribuan pengunjung berbondong-bondong mendekati penutupan festival sejak sore hari.

Jumlah pengunjung terus bertambah seriring hari yang semakin gelap. Sebagian besar tampak asik berfoto ria dengan beragam lampion yang berjajar di setiap sudut. Sebagian lain terlihat mengantri menikmati jajanan yang tersedia di sejumlah titik.

Malam itu, Pingtung tampak mempesona. Belasan ribu lampion dengan tema berbeda mulai dari binatang, benteng, kuil, dewa-dewa, teknologi, instalasi seni, hingga kartun menghiasi jalanan sampai ke panggung utama. Sementara, lampion utama yakni ikan tuna sirip biru perlambang kesejahteraan berada di tepi Teluk Dapeng.

Pemilihan ikan tuna sirip biru sebagai tema utama lampion pada festival ini melihat kehidupan laut dan pertanian yang menonjol di Pingtung. Tuna disebut melambangkan kemakmuran wiayah pantai. Lampion yang dibuat permanen ini memiliki tinggi 16 meter ini dilengkapi lampu LED yang dapat memancarkan aneka warna dengan resolusi hingga 12 juta piksel.

Hampir semua lampion dibuat warga lokal, namun desainer luar negeri juga turut serta. Tak hanya ada di daratan, lampion juga mengapung di laut di Teluk Dengpeng. Dengan demikian wisatawan selain dapat menyaksikan aneka pertunjukan di darat, juga di laut dan udara dengan hadirnya drone dan kembang api.

Festival Lampion Taiwan tahun ini berlangsung pada 19 Februari sampai 3 Maret 2019. Acara yang berlangsung selama 2 minggu ini dimulai tepat saat bulan purnama, atau 15 hari setelah tahun baru Imlek. Tahun ini, untuk pertama kalinya Pingtung menjadi tuan rumah festival lampion terbesar di pulau Formosa.

Dalam sambutannya, Bupati Pingtung, Pan Men An menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan festival tahunan ini. Menurutnya, kesuksesan festival lampion ini bukan karena kerja satu orang, tapi berkat kerjasama pemerintah dengan masyarakat termasuk para relawan.

“Festival ini mendapat respon positif dari masyarakat baik dalam maupun luar negeri. Total ada sekitar 12 juta pengunjung. Ini berkat kerja keras semua warga. Terimakasih. Pingtung, tempat asli dari suku Austronesia hidup bersama dengan para pendatang. Ini yang membuat Pingtung berbeda,” ujarnya disambut riuh.

 

Baca juga:

Bidik Wisatawan Muslim Indonesia, Pemerintah Taiwan Tawarkan Jatah Kuota Haji

 

Sementara itu, Direktur Pariwisata Taiwan, Chou Yung Hui mengatakan pihaknya telah merencanakan dan mempersiapkan festival ini selama setahun. “Kami membuat sinergi dengan banyak relawan ini tantangan besar, tapi kami senang,” katanya.

Kemegahan 300 Drone dan Ribuan Kembang Api

Setelah pertunjukan budaya seperti wushu, barongsai, nyanyian dan tarian, pengunjung menikmati penampilan formasi 300 drone dari perusahaan Intel yang memukau. Drone tersebut membentuk formasi gambar dan tulisan secara bergantian.

Formasi tersebut seperti ikan tuna yang menjadi tema utama dan ikon pada acara ini. Kemudian, drone membentuk dua tulisan kanji yang dibaca Pingtung dan formasi menara Taipei 101 yang menjadi ikon ibukota Taipei. Selain itu, drone begerak membentuk gambar ikan tuna, angka 100, tulisan ‘Taiwan’ dan diakhiri dengan membentuk logo Intel.

Tidak hanya itu, pertunjukan ribuan kembang api yang megah dengan durasi cukup lama menghipnotis semua pengunjung yang datang. Atraksi tersebut membuat langit Taiwan semakin berwarna dan meriah.

Taichung Jadi Tuan Rumah Festival Lampion 2020

Sisi menarik dari festival ini adalah Taiwan selalu mengemas acara dengan megah dan berbeda setiap tahunnya, dengan lokasi yang berpindah-pindah. Tahun 2020, pelaksanaan festival akbar ini akan berlangsung di Kota Taichung.

Salah satu pengunjung, Jack (20) mengaku senang dan bangga bisa melihat kemeriahan festival ini. Menurutnya, perayaan festival lampion tahun ini lebih meriah dari tahun sebelumnya. "Saya suka bagian yang menampilkan ratusan drone. Karena dalam festival sebelumnya saya pernah liat yang seperti itu," ungkapnya.

Meski festival lampion dipadati pengunjung, tidak terlihat sampah berserakan di area utama dan sekitarnya. Budaya menjaga kebersihan yang sangat perlu untuk dicontoh, termasuk bagi masyarakat Indonesia. (njs)

 

Baca juga:

Gaet Turis Muslim, 200 Hotel dan Restoran Taiwan Resmi Bersertifikat Halal


Back to Top