Masya Allah, Penjaga Masjid di Malaysia Ini Belajar Tujuh Bahasa untuk Bantu Pengunjung

gomuslim.co.id – Mohamad Khairul Azhar, Mohd Razali, seorang penjaga Masjid Putra di Malaysia, belajar sendiri kalimat dasar dan frasa tujuh bahasa untuk berkomunikasi dengan mudah dengan turis yang berkunjung ke masjid.

"Saya mempraktikkan kata-kata atau frasa yang tidak saya mengerti berulang kali dan tidak lama kemudian, saya bisa berbicara bahasa itu dengan baik," katanya.

Khairul dibesarkan di Kelantan awalnya hanya bisa berbicara dalam dialek Kelantan, kini ia mempelajari bahasa Mandarin, Jepang, Korea, Vietnam, Persia, Thailand, dan Inggris dan telah berjalan selama 17 bulan.

"Saya pertama kali termotivasi untuk belajar bahasa baru karena sifat pekerjaan saya diperlukan berkomunikasi dengan turis asing yang mengunjungi landmark Putra Mosque yang menarik pengunjung dari seluruh dunia," tambahnya.

 

Baca juga:

Tahfiz Alquran Jadi Syarat Seleksi Perguruan Tinggi di Malaysia

 

Untuk mencapai tujuan ini, Khairul mulai meminta pengunjung asing masjid untuk mengajarinya frasa dasar dalam bahasa ibu mereka, yang kemudian akan dia praktikkan sampai dia menjadi fasih.

Sekarang dia suka belajar bahasa dan bertemu orang-orang dari latar belakang yang berbeda, Khairul tidak keberatan dengan kesulitan yang datang dengan pekerjaannya.

“Bahkan kelelahan dari shift 12 jam tidak menghentikan saya dari keinginan untuk meningkatkan diri. Saya sangat berterima kasih kepada para wisatawan" tuturnya

Untuk diketahui, Masjid Putra adalah masjid utama kota Putrajaya, Malaysia. Pembangunannya dimulai pada tahun 1997 dan selesai dua tahun kemudian untuk menampung sebanyak 15.000 umat.

Terletak di sebelah Perdana Putra, kantor Perdana Menteri Malaysia dan Danau Putrajaya. Masjid Putra terdiri dari tiga area fungsional utama - aula shalat, Sahn, atau halaman, dan berbagai fasilitas belajar dan ruang serba guna. (nov/aboutislam)

 

Baca juga:

Mudahkan Ibadah, Perusahaan Malaysia Luncurkan Aplikasi ‘Ibadat’ 


Back to Top