Gandeng Filantropi Indonesia, MUI Segera Bangun RS Indonesia di Kota Hebron Palestina

gomuslim.co.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Filantropi Indonesia berencana membangun  Rumah Sakit (RS) Indonesia di Kota Hebron Tepi Barat, Palestina.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Muhyidin Junaidi mengatakan Nota kesepahaman memorandum of understanding (MOU) akan dilaksanakan pada bulan April. Katanya, MOU tersebut akan dilakukan bersama Wali Kota Hebron.

“Apabila nantinya ada waktu, akan ada upacara peletakan batu pertama RS Hebron. Diharapkan, semuanya dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan akses masuk kesana, karena memang sejak blokade yang lakukan Israel, tidak semua orang bisa masuk kesana,” ungkap Muhyidin kepada gomuslim, di kantor MUI Pusat, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019).

 

Baca juga:

MUI, Kemenag, dan KPI Pantau Dakwah pada Lembaga Penyiaran


Ia menyampaikan, terkait perizininan pembangunan RS Indonesia di Hebron, katanya, sejauh ini tidak ada kendala. Lahan untuk pendirian RS Indonesia tidak bermasalah karena dokumen wakaf tanah tersebut telah berstatus jelas di pihak pemerintah Kota Hebron. Bahkan, tiga kontraktor yang akan mengerjakan proyek ini sudah dipilih.

"RS Indonesia akan dibangun di lahan seluas 4.000 meter persegi, pembangunan membutuhkan dana sekitar 7 juta dolar AS, Walikota Hebron hanya memiliki dana 830 ribu dolar AS (MUI dan berbagai filantropi di Indonesia akan membantu selisihnya)," ujarnya.

Penggalangan dana untuk membantu membangun RS Indonesia akan dilakukan sejumlah filantropi dengan cara masing-masing. Pada intinya, MUI tidak akan menentukan nilai nominalnya. Nantinya, akan ada rapat untuk mendiskusikan koordinasi supaya tidak tumpang tindih.

Ia mengaku, MUI melihat selama ini bantuan ke Palestina umumnya lebih banyak ke Gaza daripada ke Tepi Barat.

"Sedangkan di Tepi Barat penduduknya sekitar 2,5 juta, bahkan (masyarakat Palestina di Tepi Barat) lebih tertekan secara psikologis, bayangkan saja menteri dan anggota dewan bisa ditangkap oleh otoritas Israel," ujarnya.

Untuk diketahui, masyarakat Palestina hingga saat ini telah memiliki RS Indonesia, yakni di Gaza. Maka dari itu, MUI juga berharap adanya RS Indonesia di Tepi Barat dapat melengkapi dukungan Muslimin dan bangsa Indonesia umumnya. (hmz/gomuslim/foto ilustrasi: reuters)

 

 

Baca juga:

Kunjungi MUI, Ini Hasil Audensi Dosen Bercadar yang Diberhentikan Jadi PNS


Back to Top