Permudah Riset, Kerajaan Saudi Kirim Atlas Makkah untuk AS dan Inggris

gomuslim.co.id - Sebuah salinan dari ilustrasi atlas Makkah dan situs suci dikirim oleh Yayasan Raja Abdul Aziz untuk Penelitian dan Arsip (Darah) dalam bahasa Arab dan Inggris ke Museum Inggris dan Perpustakaan Kongres Amerika Serikat.

Seperti yang dilansir dari Arab News, Jumat, (22/03/2019), Ilustrasi atlas Makkah dan situs-situs suci tersebut akan menjadi sumber daya bagi para ilmuwan dan peneliti. Atlas setebal 325 halaman ini mendokumentasikan sejarah Makkah dan Dua Masjid Suci dengan menggunakan foto dan teks. 

Atlas ini telah menjadi sumber penelitian sejak dirilis 16 tahun lalu. Selain itu, atlas tersebut juga menampilkan tulisan-tulisan bersejarah dari para jemaah Arab dan asing.  

 

Baca juga:

Kenalkan Visi 2030, Kerajaan Saudi Tayangkan Video Sejarah Sekolah Dar al-Hanan Tahun 1960

 

“Pembuatan atlas merupakan bagian dari dukungan Darah untuk proyek-proyek yang berkaitan dengan sejarah Islam secara umum dan sejarah Makkah secara khusus,” tulisnya.

Atlas ini tersedia di situs resmi Darah dan di berbagai pameran buku, termasuk Pameran Buku Internasional Riyadh.  Publikasi atlas ditulis bersama oleh Dr Miraj Nawab Mirza dan Dr Abdullah Saleh Shawesh. 

Publikasi tersebut terdiri dari enam unit, di dalamnya termasuk Makkah di mata pelukis Muslim dan Barat, foto dan ilustrasi awal, dan Masjid al Haram serta Makkah di zaman Raja Abdul Aziz dan putra-putranya. 

Selain itu, atlas ini juga berisi suplemen sejarah tentang perkembangan fotografi sejak ditemukannya kamar gelap (dark room) hingga munculnya 'dry film', yang dikembangkan menjadi kamera digital pada 1991.  

Atlas merupakan media publikasi pertama yang menyertakan ilustrasi awal dan foto Makkah. Foto tersebut diambil fotografer Muslim lokal dan internasional. Selain itu, atlas tersebut juga mendokumentasikan fondasi layanan yang disediakan negara modern Saudi sejak masa pemerintahan Raja Abdul Aziz. 

Dengan adanya hal tersebut, seperti membuka jalan menuju Makkah, menyediakan air bagi jemaah, menerangi Masjid Al Haram, mengatapi Masa'a (lokasi sai), membuat kiswah dan pintu Ka'bah, serta membangun jam Makkah. (nat/arabnews/dbs/foto:arabicbookshop)

 


Back to Top