Temui Korban Penembakan Masjid, Pangeran William Kunjungi Selandia Baru Bulan Depan

gomuslim.co.id – Tragedi serangan teror terharap muslim di dua masjid Christchurch, Selandia Baru mengundang simpati dari sejumlah tokoh dunia. Salah satunya dari Kerajaan Inggris. Sebagai penghormatan terharap para korban di dua masjid, Pangeran William berencana melakukan kunjungan ke Selandia Baru pada April mendatang.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan kunjungan pangeran William mewakili Ratu Elizabeth II yang kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk datang ke Selandia Baru. Pewaris tahta Kerajaan Inggris itu akan bertemu dengan para korban serangan dan memberikan penghormatan, belas kasih serta solidaritas untuk mereka.

"Kunjungan ini menjadi pertanda bahwa Inggris akan selalu berdiri dengan mereka yang terkena dampak serangan teror, serta masyarakat Christchurch. Saya benar-benar senang karena (pangeran) dapat melakukan kunjungan singkat, untuk mendukung mereka yang terkena dampak serangan," ujarnya seperti dilansir dari publikasi AFP, Kamis (28/03/2019).

Ardern menyambut baik kunjungan itu, yang mengikuti serangan yang menewaskan 50 orang dan 50 lainnya luka-luka setelah seorang pria bersenjata menembaki dua masjid pada 15 Maret. Pangeran William rencananya akan datang sendiri, tidak ditemani istri maupun anak-anaknya. Terkait tanggal kepastian kunjungan William akan diumumkan selanjutnya.

Menurut Andern, William memiliki hubungan erat dengan Christchurch serta wilayah sekitarnya, Canterbury, setelah berkunjung ke Pulau Selatan itu terkait gempa bumi pada 2011 yang menewaskan 185 orang.

William berkunjungan selama 2 hari ke Christchurch untuk menghadiri upacara peringatan. Tiga tahun kemudian, dia dan istrinya, Kate Middleton, juga mengunjungi kota itu.

 

Baca juga:

Dukung Umat Muslim, Sejumlah Wanita Selandia Baru Kenakan Hijab

 

Setelah serangan masjid, William, Kate, Pangeran Harry, dan istrinya, Meghan Markle, mengirim pesan yang diakhiri kata dalam bahasa Mairo 'Kia kaha' yang berarti 'Kuat'. Ratu Elizabeth, yang juga adalah penguasa Selandia Baru, dan bangsawan senior lainnya, mengirim pesan belasungkawa yang tulus setelah penembakan.

"Seharusnya tidak ada orang yang perlu takut menghadiri tempat ibadah yang suci. Serangan tidak masuk akal ini merupakan penghinaan terhadap warga Christchurch, Selandia Baru, serta masyarakat muslim pada umumnya. Ini adalah serangan mengerikan atas cara hidup yang mewujudkan kesopanan, kerukunan, dan persahabatan," kata mereka.

Sementara itu, Istana Kensington menyatakan, kunjungan Pangeran William, yang akan berlangsung pada akhir April, merupakan permintaan Ardern.

"Duke of Cambridge akan bertemu dengan mereka yang terkena dampak serangan dan akan memberikan penghormatan atas belas kasih dan solidaritas luar biasa yang ditunjukkan oleh warga Selandia Baru dalam beberapa pekan terakhir," demikian pernyataan istana. (njs/afp)

 

Baca juga:

Tiga Geng Motor Ini Siap Kawal Warga Muslim Selandia Baru Shalat Jumat 


Back to Top